Breaking News:

MANTAN Anggota DPRD Kota Sukabumi Bunuh Diri, Ditemukan Tewas Tergantung

H.MIS ditemukan tewas gantung diri sekitar pukul 18.15 WIB di rumahnya di Gang Rawasalak

Editor: Machmud Mubarok
Tribun Jogja - Tribunnews.com
Ilustrasi Gantung Diri 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id M Rizal Jalaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi, Jawa Barat ditemukan tewas gantung diri, Minggu (6/6/2021).

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengatakan, H.MIS ditemukan tewas gantung diri sekitar pukul 18.15 WIB di rumahnya di Gang Rawasalakf Nomor 05 RT 05 RW 12, Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

"Telah ditemukan mayat laki-laki yang diduga melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri. Mantan Anggota DPRD Kota Sukabumi," katanya via pesan singkat.

Baca juga: HEBOH Perwira Militer Wanita Korea Bunuh Diri, Gegara Dapat Pelecehan Seksual, Presiden Turun Tangan

Baca juga: MANTAN Anggota DPRD Kota Sukabumi Bunuh Diri, Ditemukan Tewas Tergantung

Baca juga: Pengantin Baru di Aceh Tewas dengan Luka Gorok di Leher, Diduga Suami Bunuh Istri Lalu Bunuh Diri

Sumarni menjelaskan, awalnya korban ditemukan oleh seorang berinisial YS yang penasaran melihat kondisi rumah korban gelap.

"YS melihat rumah korban dalam keadaan gelap atau lampu tidak nyala, dengan inisiatif YS masuk ke rumah korban dan mengecek ke dalam rumah untuk memastikan korban ada di dalam atau tidak, setelah di cek korban dalam keadaan tergantung di dapur dengan menggunakan tali tambang, YS memberitahu kepada tetangga terdekat dan menghubungi petugas kepolisian," terangnya.

Padahal, Sumarni mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, korvan sempat melakukan video call dengan saudaranya sekitar pukul 12.00 WIB.

"Pukul 16.00 WIB korban masih terlihat di kediamannya sendiri karena anak-anak korban bekerja di luar kota. Hasil olah TKP sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan atau penganiayaan, selanjutnya korban langsung di bawa ke RSUD Syamsudin SH untuk dilakukan Visum guna mengetahui secara pasti penyebab kematian," ucapnya.* (M Rizal Jalaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved