Breaking News:

Covid19 di Subang Kuningan

Kronologi Sejumlah Warga Subang Kuningan Positif Covid-19, Awalnya Ada 7 Orang yang Terpapar Corona

Kepala Desa Subang, Kuningan Jawa Barat, Irin Ismail menanggapi soal sebaran kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di daerahnya.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Kepala Desa Subang, Kuningan Jawa Barat, Irin Ismail menanggapi soal sebaran kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di daerahnya.

Saat di hubungi, orang nomor satu di Desa Subang itu menjelaskan, sebenarnya untuk kasus paparan Covid-19 hanya terjadi di kampung tertentu dan kondisi lingkungannya jauh dari pusat keramaian dan kegiatan masyarakat yang berada di kawasan wisata atau pasar tradisional desa setempat.

"Sebaran kasus Covid-19 terjadi pada warga kami hanya sebanyak 7 orang. Itu juga masuk dalam kategori orang tanpa gejala," katanya.

Baca juga: Meski Ada Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19, Objek Wisata di Subang Kuningan Tetap Buka

Baca juga: Arema FC Vs RANS Cilegon FC Malam Ini Live Pukul 19.00 WIB, Ini Link dan Cara Nontonnya

Penyebab terjadi paparan Covid-19, kata Irin mengaku bahwa mereka masih satu kampung yang usai melakukan pengurusan jenazah orang tuannya.

"Iya mereka sudah urus jenazah salah seorang tokoh juga orang tua warga positif Covid-19 tadi. Sebelumnya meninggal mendapat perawatan medis di RSUD Kuningan," katanya.

Lantaran klaim Covid-19 pada Almarhum, Irin menjelaskan bahwa otomatis warga yang terlibat dalam kasus kontak erat juga diperiksa dan tes swab.

"Kejadian ini sudah hampir dua minggu. Pada tes swab awalang 7 warga kami positif Covid-19 dan langsung isolasi mandiri, hingga sekarang masuk lebih 14 hari dan barusan keluar hasil tes swab kedua, bersyukur mereka semua negatif," ujarnya.

Baca juga: KKB Papua Ternyata Gunakan Jalur Rahasia di 2 Negara Ini Untuk Selundupkan Senjata Canggih

Menyinggung soal lokasi wisata Air Panas di Subang, kata Irin mengklaim bahwa lokasi wisata sangat jauh tempat tinggal dengan warga terpapar Covid-19 tersebut.

"Wisata air panas ke kawasan pemukiman warga terkonfirmasi positif Covid19 itu berjarak sekitar 1 jam," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved