Breaking News:

Virus Corona di Cirebon

Tidak Semua Penyandang Difabel di Kota Cirebon Bisa Divaksin Covid-19, Ini Alasannya

Namun, menurut dia, pendataan tersebut masih berlangsung sehingga tidak menutup kemungkinan jumlahnya berubah.

shutterstocks
ilustrasi vaksin corona 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon mendata jumlah penyandang difabel untuk menjalani vaksinasi Covid-19.

Kepala Bidang Sosial DSPPPA Kota Cirebon, Aria Dipahandi, mengatakan, hingga kini penyandang difabel yang telah didata di Kota Cirebon mencapai 525 orang.

Namun, menurut dia, pendataan tersebut masih berlangsung sehingga tidak menutup kemungkinan jumlahnya berubah.

"Dari 525 penyandang disabilitas yang terdata, tidak semuanya bisa divaksin," kata Aria Dipahandi kepada Tribuncirebon.com, Sabtu (5/6/2021).

Ia mengatakan, hal itu dikarenakan dari segi umur tidak semuanya memenuhi persyaratan vaksinasi Covid-19.

Rentang usia ratusan penyandang difabel tersebut berkisar antara sembilan tahun hingga 59 tahun.

Karenanya, penyandang difabel yang belum berusia 18 tahun tidak dapat menjalani vaksinasi.

"Kami mencatat baru 60 orang yang memenuhi batas usia dan persyaratan lainnya," ujar Aria Dipahandi.

Aria mengakui dari jumlah itu pun baru 17 orang yang menyatakan kesediaannnya untuk disuntik vaksin Covid-19.

Selain itu, pihaknya juga menemui sejumlah kendala dalam rencana vaksinasi bagi penyandang difabel di Kota Udang.

Misalnya, penyandang disabilitas mental yang harus didampingi keluarga sebelum disuntik vaksin Covid-19.

"Ada skrining kesehatan, sehingga mereka harus didampingi pihak keluarga," kata Aria Dipahandi.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved