Breaking News:

Bencana Alam

BMKG Sebut Jatim Berpotensi Tergulung Tsunami Setinggi 29 Meter, Ahli Gempa Justru Khawatir Padang

Sebelumnya, berdasarkan kajian tim ahli Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan ada potensi terburuk bencana tsunami setinggi

NET
Ilustrasi tsunami 

"Di Padang beberapa waktu lalu ada gempa-gempa, itu kami benar khawatir karena di situ megathrust-nya," jelas dia.

"Sumber gempa besarnya sudah di siklus akhir, bahkan sudah dalam periode pelepasan. Walau demikian, kita tidak bisa bilang apakah dalam waktu dekat, minggu, bulan, tahunan, atau puluhan tahun," sambung dia.

Terlepas dari itu, Danny mengingatkan agar masyarakat tidak khawatir mengenai waktu terjadinya gempa dan tsunami itu.

Hal yang terpenting adalah mempersiapkan diri dengan pengatahuan mitigasi kebencanaan, sehingga dapat meminimalisasi terjadinya korban.

Sayangnya, ia menyebut mitigasi bencana di wilayah selatan Jawa masih kurang.

"Bahkan kebalikannya, akhir-akhir ini ada aktivitas, seperti tambak udang di pantai. Di Jogja tiba-tiba bikin bandara pinggir pantai. Itu yang harus menjadi perhatian," ujarnya.

"Pemerintah seharusnya membuat masyarakat lebih aman di masa depan," ucapnya.

Untuk diketahui, BMKG mencatat ada tren aktivitas gempa selama 5 tahun terakhir di Jawa Timur.

Generator gempa di Jatim bersumber dari zona subduksi lempeng di Samudera Hindia dan sesar aktif di daratan.

Sebagai daerah yang berhadapan dengan zona subduksi, maka pantai selatan Jatim berpotensi dilanda tsunami.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved