Breaking News:

Puluhan Santri di Kuningan Positif Covid

VIDEO - Puluhan Santri di Ponpes Al Ikhlas Ciomas Kuningan Positif Covid-19, Diisolasi Mandiri

usaha lain juga dilakukan melalui pemberitahuan kepada lingkungan masyarakat untuk tetap melakukan protokol kesehatan Covid-19.

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Sebanyak 32 santri di Pondok Pesantren Modern Al Ikhlas Desa Ciomas, Kecamatan Ciawigebang, Kuningan terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Ciomas Adi Fatah.

"Muncul paparan Covid-19 itu sejak hari Minggu dan sekarang hari ke-empat. Saat ini masuk dalam pelaksanaan isolasi mandiri di lingkungan ponpes setempat," ungkap Adi Fatah saat ditemui di ruang kerjanya Kantor Desa Ciomas, Rabu (3/6/2021).

Kades mengaku sejak diketahui ada santriwati terkonfirmasi positif Covid-19, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan pejabat yang tergabung dalam unsur pimpinan di Muspika Ciawigebang.

Tidak hanya itu, usaha lain juga dilakukan melalui pemberitahuan kepada lingkungan masyarakat untuk tetap melakukan protokol kesehatan Covid-19.

Baca juga: Puluhan Santri di Pangandaran Jalani Tes Swab Antigen Sebelum Berangkat ke Pesantren Lirboyo Jatim

"Sejak empat hari lalu, kami berikan edukasi kepada pihak lembaga Ponpes dan lingkungan masyarakat. Kepada lembaga juga saya sampaikan dengan sangat tidak banyak melakukan aktivitas keluar masuk, baik terhadap kunjungan wali santri atau kegaitan santri," katanya.

Disamping itu, Kades Ciomas mengaku telah banyak memberikan distribusi logistik dalam melakukan pencegahan Covid-19.

Seperti memberikan bantuan cairan disinfektan dan alat pelindung diri pada karyawan di ponpes tersebut.

"Langkah dilaksanakan belum lama, kami berikan cairan disinfektan, penyemprotan terhadap lingkungan ponpes serta memberikan APD (alat pelindung diri) bagi karyawan yang biasa memberikan makanan kepada santri di ponpes tersebut," ungkapnya.

Menyinggung soal jumlah santri di Ponpes Al Ikhlas itu sangat banyak dan mereka tidak hanya orang dalam daerah. Melainkan banyak juga orang luar daerah.

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved