Breaking News:

Dian Luthfi Teknisi Telkom Tenggelam Saat Menolong Temannya di Pantai Santolo Garut

Paman korban, Dedi Iskandar (48) mengetakan bahwa Dian tenggelam saat hendak menolong satu dari ketiga temannya yang terseret ombak.

KOMPAS.COM
Ilustrasi tenggelam: Dian Luthfi Teknisi Telkom Tenggelam Saat Menolong Temannya di Pantai Santolo Garut 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Dian Luthfi (23) tenggelam di Pantai Santolo saat dirinya berenang di perairan tersebut bersama ketiga temannya.

Paman korban, Dedi Iskandar (48) mengetakan bahwa Dian tenggelam saat hendak menolong satu dari ketiga temannya yang terseret ombak.

"Dian itu mau menolong temannya yang lebih dulu terseret ombak, tapi orang yang ia tolong panik dan menariknya," ungkapnya saat diwawancarai Tribunjabar.id, Kamis (3/5/2021).

Dalam kondisi panik tersebut menurut Dedi, Dian hilang keseimbangan dan tiba-tiba tenggelam kemudian terseret ombak menjauh dari temannya.

Baca juga: Korban Ketiga Nelayan Tenggelam di Pangandaran Ditemukan, Tim Kesulitan Evakusi Korban Karena Ini

"Sempat ada perahu nelayan yang ngebut mengejar namun Dian tidak terselamatkan karena hilang tenggelam," ucapnya.

Ketiga temannya berhasil diselamatkan oleh nelayan dan warga setempat, satu orang yang terakhir kali bersentuhan dengan Dian mengalami shock berat.

"Temannya yang ditolong Dian saat ini masih berada di pantai, ia shock berat, kami juga baru pulang dari sana (pantai)," kata Dedi.

Dian Luthfi semasa hidupnya bekerja sebagai teknisi PT. Telkom yang ditugaskan di selatan Kabupaten Garut.

Menurut Dedi, Dian adalah orang yang banyak membantu permasalahan ekonomi keluarganya.

Baca juga: REAKSI Tak Terduga AHY Ditanya Mungkinkah Berpasangan dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024

"Tulang punggung dan sering membantu sesama, orangnya jarang main, kerjanya giat," ungkapnya.

Ia pulang ke kampung halamannya di Karangpawitan dua minggu sekali. Sejak kecil Dian sudah hidup dengan neneknya.

Saat ini nenek Dian terlihat shock dan dalam keadaan yang lemah.

Raut mukanya mencoba tabah dengan apa yang terjadi kepada cucu nya yang ia urus sejak kecil.

"Ujang mana, kapan pulangnya," ungkap Dede Amalia (62) nenek korban.

Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved