Breaking News:

60 Persen Calon Jemaah Haji Asal Kuningan Lansia, Mereka Tak Jadi Berangkat Meski Sudah Divaksin

Selain itu, kata Hamzah juga mengatakan bahwa kalau penjelasan Menteri karena pandemi yang sampai sekarang masih berlangsung.

(Sky News)
Di tengah pandemi corona yang melanda dunia, pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi tetap berlangsung mengikuti protokol kesehatan. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Muncul pengumuman Mentri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas tentang pembatalan pemberangkatan ibadah haji 2021, mendapat komentar dari Kepala Seksi Urusan Haji dan Umroh Kementerian Agama Kuningan, yakni Hamzah Rukmana saat dihubungi melalui ponselnya, Kamis (3/6/2021).

"Meski ada pengumuman demikian, namun untuk pelaksanaan bimbingan KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) masih berlanjut, sementara untuk pemberangkatan akan ada surat edaran resmi tapi kalau pengumuman Menteri kan dibatalkan tahun ini," kata Hamzah kepada Tribuncirebon.com.

Alasan pembatalan pemberangkatan ibadah yang di umumkan Mentri Agama langsung, kata dia mengaku bahwa ini berdasarkan kebijakan dari pemerintah Arab Saudi yang belum memberi informasi soal kuota haji untuk tahun sekarang.

"Pengumuman di lakukan Menteri Agama itu atas kebijakan pemerintah Arab Saudi yang belum berikan informasi tentang pelaksanaan ibadah tahun sekarang," ungkapnya.

Selain itu, kata Hamzah juga mengatakan bahwa kalau penjelasan Menteri karena pandemi yang sampai sekarang masih berlangsung.

Sebab ibadah haji itu wajib hukumnya bagi yang mampu.

"Ketika bicara ibadah haji wajib bagi yang mampu, tentu mampu dari segi kesehatan, keamanan, termasuk keselamatan. Itu salah satu poin dasar pengumuman Menteri Agama," katanya.

Menyinggung soal jumlah calon jemaah haji untuk kuota kuningan pada tahun 2020 itu sebanyak kalau 996 orang.

"Jumlah 996 calon jemaah haji itu masuk kuota pada tahun sebelumnya yang tidak berangkat haji. Kemudian untuk jumlah 996 itu ada sebanyak 60 persen lansia," ujarnya.

Kaitan dengan pelaksanaan vaksinasi, kata Hamzah mengaku sudah 85 persen calon jamaah mendapat penyuntikan vaksin yang disediakan pemerintah.

Baca juga: Sudah Bersiap, 1.361 Calon Jemaah Haji Asal Cianjur Gagal Berangkat Lagi Tahun Ini

"Untuk sisanya itu 15 persen yang belum mendapatkan vaksinasi, karena alasan sakit dan tidak memungkinkan," ungkapnya.

Keputusan Mentri Agama (KMA) 660 tentang pembatalan pemberangkatan haji baik yang reguler maupun lainnya.

Semoga tidak berdampak pada pelaksanaan umroh yang biasa dilakukan muslim Indonesia pada umumnya.

"Untuk umroh diharapkan ada lobi dengan pihak Arab Saudi, jadi tetap diusahakan karena kan ini soal haji aja, bisa jadi nanti dicabut moratorium untuk ibadah umroh jadi tetap diusahakan karena umroh kan diluar haji," ujarnya

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved