Breaking News:

31 Pegawai Gedung Sate Pemprov Jabar Positif Covid-19, Sejumlah Fasilitas di Sana Kembali Ditutup

Sebanyak 31 pegawai yang bekerja di Gedung Sate dinyatakan positif Covid-19. Akibatnya, Gedung Sate yang menjadi Kantor Gubernur Jawa Barat ditutup

Tribun Jabar - Tribunnews.com
Gedung Sate 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Sebanyak 31 pegawai yang bekerja di Gedung Sate dinyatakan positif Covid-19.

Akibatnya, Gedung Sate yang menjadi Kantor Gubernur Jawa Barat dan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat kembali memberlakukan pembatasan dan penutupan sejumlah fasilitas.

Asisten Administrasi Umum pada Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Dudi Sudrajat Abdurachim, mengatakan sebanyak 31 pegawai di Gedung Sate dinyatakan positif Covid-19 dari hasil tes masif yang dilakukan pihaknya sampai Kamis (3/6/2021).

Baca juga: Mucul Klaster Covid-19 di Ponpes Al Ikhlas, Anggota DPRD Kuningan Minta Manajemen Ponpes Kooperatif

Baca juga: Ridwan Kamil dengan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Sering Berbalas Pesan di WA, Ini Isi Pesannya

Dudi mengatakan pihaknya pun menerbitkan Surat Edaran Nomor: 97/KS.01/UM Tentang Penyesuaian Sistem Kerja Bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat. Hal ini untuk membatasi aktivitas di Gedung Sate.

"Suratnya sudah kami terbitkan dan edarkan. Dari hasil tes, ada 31 orang dinyatakan positif," kata Dudi melalui ponsel, Kamis (3/6).

Dudi mengatakan berdasarkan perkembangan situasi pandemi Covid-19 di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat maka perlu dilakukan penyesuaian kembali kegiatan dan sistem kerja bagi pegawai.

Di Gedung Sate, pegawai diwajibkan menghindari kegiatan yang bersifat pengumpulan massa lebih dari luma orang.

Karenanya, kegiatan bisa dilakukan secara virtual. Kehadiran pegawai di kantor atau tempat bekerja pada setiap Unit Kerja, katanya, maksimal 25 persen, kecuali para pejabat struktural harus tetap hadir.

Baca juga: Dua Wisatawan Terseret Ombak dan Tenggelam di Pantai Santolo Garut, Satu Masih Dalam Pencarian

Baca juga: UPDATE Video Syur Berdurasi 6 Menit Mirip Kades di Asahan, Pak Kades Beri Pernyataan Begini

"Bagi PNS yang berusia 50 tahun ke atas, ibu hamil dan menyusui, memiliki penyakit bawaan atau perantara disarankan untuk Flexible Working Arrangements (FWA). Seluruh PNS wajib melaporkan aktifitas kinerja dan kehadiran melalui TRK dan K-Mob, sebagai dasar perhitungan dan pemberian TPP," katanya.

Kemudian, kata Dudi, masjid, museum, kantin, dan area publik Gedung Sate kembali ditutup. Surat Edaran yang ditandatangani dirinya ini berlaku mulai tanggal 3 Juni 2021 sampai dengan tanggal 9 Juni 2021.

Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved