Breaking News:

237 Sekolah di Kota Bandung Lolos untuk Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Siap Lakukan Ujicoba

Saat ini, Hikmat menambahkan sekolah yang lolos untuk lakukan PTM terbatas sebanyak 237 sekolah dari 23 kecamatan

Tribunnews/JEPRIMA
Sejumlah siswa mencuci tangan dengan sabun sebelum mengikuti uji coba kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di SMPN 2 Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). Pemkot Bekasi memperbolehkan aktivitas tatap muka di sekolah kembali berlangsung dengan alasan angka penularan Covid-19 di Kota sudah di bawah satu. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNCIREBON.COM, PURWAKARTA - Dinas Pendidikan Kota Bandung bersiap melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas sesuai dengan arahan SKB 4 menteri pada 7 Juni sampai dengan 18 Juni 2021. 

Keputusan itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar.

Dia menyebut keputusan ujicoba simulasi PTM terbatas ini dilamukan bersama dengan SKPD terkait yang telah memantau dan mengevaluasi serta mengecek kesiapan dari satuan pendidikan.

"Dari jumlah 3.523 satuan pendidikan menyatakan siap. Lalu kami saring menjadi 654 sekolah hasil pantauan bersama tim dari kewilayahan kecamatan yang lakukan pemantauan sejak 24 Mei sampai 28 Mei 2021," katanya, di Bandung (3/6/2021).

Saat ini, Hikmat menambahkan sekolah yang lolos untuk lakukan PTM terbatas sebanyak 237 sekolah dari 23 kecamatan, sehingga masih menunggu sekolah-sekolah dari tujuh kecamatan yang belum memberikan datanya.

"Satuan pendidikan yang sudah rekomendasi dari kecamatan ialah ketua satgas di masing-masing kecamatan. Indikator sekolah yang bisa lakukan ujicoba ialah mereka yang sudah dapat terapkan protokol kesehatan serta miliki desain belajar baik dari aspek fisik maupun non fisik.

Baca juga: Kota Cimahi Mulai Simulasi Pembelajaran Tatap Muka, Siswa Dicek Suhu Tubuh, Cuci Tangan & Jaga Jarak

Paling penting rekomendasi izin dari orang tua siswanya masing-masing. Jadi orangtua boleh pilih anaknya mau daring atau luring," ujarnya.

Adapun PTM terbatas, kata Hikmat, diperbolehkan sekitar 10 persen sampai 25 persen, serta dilakukan pembagian waktu alias shif dalam pembelajarannya serta jam pulangnya yang sudah ada panduan dari satuan pendidikan

"Jadi, pada 7 Juni 2021 sudah dimulai simulasi 70 persen ujicoba. Satu shifnya itu 2x60 menit," katanya. (*)

Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved