Breaking News:

Gambar dan Video Syur Perempuan di Bawah Umur Beredar di Medsos, KPAID Tasikmalaya Bereaksi

pihaknya telah kedatangan korban bersama keluarganya yang mengadukan soal video dan foto telanjang korban di medsos.

Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Ilustrasi video dewasa 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COMM, TASIKMALAYA - Foto dan video syur seorang perempuan di bawah umur beredar di medsos, dalam beberapa hari terakhir ini di Tasikmalaya.

Pihak KPAID Kabupaten Tasikmalaya yang telah mengetahui identitas sosok perempuan di bawah umur itu, bergerak cepat bertindak.

"Perempuan di bawah umur ini telah menjadi korban kasus pornografi. Kami secara resmi telah melaporkan kasusnya ke Polres Tasikmalaya Kota," kata Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, sesuai melapor, di Mapolres, Rabu (2/6).

Ato mengungkapkan, pihaknya telah kedatangan korban bersama keluarganya yang mengadukan soal video dan foto telanjang korban di medsos.

"Dari penuturan korban, video dan foto tersebut diduga disebar oleh seseorang yang diakui korban pernah melakukan hubungan asmara," ujar Ato.

Baca juga: Video Syur Berdurasi 6 Menit Mirip Kades di Asahan, Warga Marah Datangi Kantor Bupati Asahan

Baca juga: Heboh Video Syur 59 Detik Libatkan Kepala Dusun di Kendal, Camat Rowosari Mengaku Tak Punya Videonya

Baca juga: Efek Nonton Film Syur, Pelaku Begal Payudara di Karawang Lampiaskan ke 2 Wanita, Sengaja Membuntuti

Hubungan percintaan itu berlangsung melalui aplikasi video call, hingga akhirnya terjadi masalah dalam hubungan itu.

"Tahu-tahu korban mendapati foto telanjangnya beredar di medsos. Video dan foto itu diduga dari video call yang direkam," kata Ato.

Identitas pacar korban, tambah Ato,  sudah diserahkan ke polisi. "Ia sudah dewasa, berusia sekitar 25 tahun," ujarnya.

"Beredarnya dalam bentuk slide video, yaitu puluhan tayangan video yang dirangkai dalam satu format file," kata  Ato Rinanto, di Mapolres Tasikmalaya Kota, Rabu (2/6).

Pihak KPAID  mendampingi korban melapokan peredaran puluhan video tersebut ke Polres Tasikmalaya Kota.

Menurut Ato, video telanjang korban yang beredar jumlahnya mencapai 21 video tayangan pendek-pendek.

"Video itu diduga hasil rekaman video call antara korban dengan pacarnya," ujar Ato.

Identitas pacar korban yang diduga jadi pelaku pengedar video tersebut sudah diberikan kepada polisi.

"Mudah-mudahan secepatnya tersangka pelaku bisa ditangkap dan diberi hukuman setimpal," kata Ato. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved