Breaking News:

BPBD Kota Sukabumi Waspadai Peralihan Musim dari Hujan ke Kemarau, Bencana Sering Terjadi

awal Juni, saat ini sudah mulai memasuki peralihan dari musim hujan ke kemarau, meskipun saat ini di wilayah Kota Sukabumi masih sering terjadi hujan.

Editor: Machmud Mubarok
DOK ACT
Kekeringan akan semakin lama karena musim kemarau kali ini berlangsung lebih lama. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kota Sukabumi Fauzi Noviandi.

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Memasuki musim kemarau, sebanyak enam kecamatan di Kota Sukabumi rawan terdampak bencana kekeringan. 

Hal tersebut diungkapkan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Imran Wardani saat diwawancarai di ruanganya, Senin (1/5/2021). 

"Status tanggap darurat bencana banjir dan longsor berakhir hingga akhir Mei. Namun laporan dari BMKG, secara musim saat ini sudah mulai memasuki masa peralihan," katanya.

Saat ini, kata dia, BPBD menyiapkan supaya  penanganan dampak kekeringan di wilayah Kota Sukabumi.

"Tahun sebelumnya, dari tujuh kecamatan, ada enam yang rawan terdampak bencana kekering, yaitu Kecamatan Baros, Cibeureum, Cikole, Citamiang, Gunungpuyuh dan Warungdoyong. Dari enam kecamatan itu, ada 21 kelurahan terancam kekeringan," jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan laporan dari BMKG awal Juni, saat ini sudah mulai memasuki peralihan dari musim hujan ke kemarau, meskipun saat ini di wilayah Kota Sukabumi masih sering terjadi hujan. 

"Puncak musim kemarau diprediksi akan terjadi pertengahan tahun , yaitu Juli. Berdasarkan data tahun sebelumnya, dampak yang sering terjadi di Kota Sukabumi ialah, kekurangan air bersih," ucapnya.

Imran menambahkan, menjelang musim kemarau saat ini BPBD sudah mulai melakukan sosialisasi pada masyarakat. 

"Selain itu, kami meminta masyarakat untuk segera mulai menggunakan air bersih secara teratur, dan segera membuat tempat penampungan air bersih," katanya. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved