Breaking News:

BPBD Indramayu Bakal Luncurkan Aplikasi Si Abah Banyu, Antisipasi Banjir Besar Seperti Tahun Lalu

BPBD) Kabupaten Indramayu tengah merancang aplikasi khusus untuk mendeteksi bencana banjir. Aplikasi ini nantinya akan diberi nama Si Abah Banyu.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
ilustrasi Anak-anak saat berenang di lokasi banjir di Perempatan Tugu Ikan Karangturi Kota Indramayu, Selasa (9/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu tengah merancang aplikasi khusus untuk mendeteksi bencana banjir.

Aplikasi ini nantinya akan diberi nama Si Abah Banyu.

Menurut Plt Kasi Pencegahan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kabupaten Indramayu, Mohammad Khusen mengatakan, akan dibuatnya aplikasi ini guna menghadapi musim penghujan pada tahun depan.

Kejadian banjir besar yang sampai merendam 22 kecamatan pada awal tahun ini menjadi alasan aplikasi ini dibuat.

"Aplikasi Si Abah Banyu ini merupakan sistem informasi yang mampu mendeteksi secara dini potensi bencana banjir," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (31/5/2021).

Baca juga: BPBD Indramayu Sebut Bau Gas Menyengat 2 Jam Sebelum Tangki T-301G Milik PT Pertamina Meledak

Baca juga: Kantor BPBD Indramayu Kebanjiran, Biasa Menolong Korban Banjir Kini Kantor Penolong Itu Terendam

Baca juga: Lucky Hakim Geram Sebut Ada Oknum ASN Jadi Pengganjal Investasi, Pengangguran Jadi Bertambah

Mohammad Khusen menjelaskan, melalui aplikasi ini debit air di sejumlah sungai yang melintasi Kabupaten Indramayu akan dideteksi melalui sensor.

Dalam operasinya, terdapat tiga tanda utama untuk mendeteksi ketinggian debit air sungai.

Yakni lampu hijau dengan ketinggian muka air maksimal 600 m³/detik, lampu kuning 900 m³/detik, dan lampu merah 1.000 m³/kubik.

"Kalau sudah merah dan melebihi batas maksimal alarm akan langsung berbunyi," ujar dia.

Plt Kasi Pencegahan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kabupaten Indramayu, Mohammad Khusen, Senin (31/5/2021).
Plt Kasi Pencegahan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kabupaten Indramayu, Mohammad Khusen, Senin (31/5/2021). (TribunCirebon.com/Handhika Rahman)

Rencananya, sensor ini akan dipasang di dua sungai besar dahulu sebagai uji coba, yakni di Sungai Cimanuk dan anak Sungai Citarum.

BPBD Kabupaten Indramayu menargetkan, pada tiga bulan ke depan sebanyak satu sensor sudah terpasang di Sungai.

"Tidak hanya petugas BPBD, aplikasi ini nantinya juga bisa diakses oleh masyarakat," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved