Breaking News:

Ratusan Butir Tramadol Diamankan Polisi dari Tangan Anak Anggota Geng Motor di Sukabumi

berdasarkan keterangan pelaku, obat - obatan dafar G tersebut dibeli dirinya dari seorang berinisail J seharga Rp 1.100 juta.

Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
DCFP (23) seorang anggota geng motor di Sukabumi terpaksa berurusan dengan Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota karena mengedarakan ratusan butir obat dafrar G. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi.

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI  - DCFP (23) seorang anggota geng motor di Sukabumi terpaksa berurusan dengan Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota karena mengedarakan ratusan butir obat dafrar G.

Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota AKP Ma'ruf Murdianto mengatakan, penangkapan pelaku tersebut berasal dari laporan warga, karena pelaku sering meresahkan masyarakat.

"Pelaku asal Kecamatan Gunungguruh, dan tercatat sebagai anggota geng motor itu, ditangkap di Alun-alun Cisaat Kabupaten Sukabumi," katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (30/5/2021).

Saat dilakukan pengakapan dan penggeledahan terhadap bawang, di badan pelaku petugas menemukan 8 butir obat jenis tramadol HCI 50 Mg, satu 1 unit telepon seluler, sebuah tas selempang dan uang hasil penjualan sebesar 110 ribu rupiah.

"Selain itu, kami juga melakukan pemeriksaan dengan menggeledah di rumah pelaku, dan behasil menemukan barang bukti berupa 500 butir obat tramadol HCI 50 Mg yang pelaku beli secara online. Jadi keseluruhan barang bukti sediaan farmasi tanpa izin edar yang berhasil kami amankan dari pelaku adalah sebanyak 608 butir," jelasnya.

Ia mengatakan, berdasarkan keterangan pelaku, obat-obatan dafar G tersebut dibeli dirinya dari seorang berinisail J seharga Rp 1.100 juta.

"Pelaku juga mengaku bahwa keikut sertaannya disebuah geng motor, bertujuan untuk memuluskan niatnya, mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin," ucapnya.

Ma'aruf menambahkan, saat ini terduga pelaku berikut barang bukti sduah diamankan di Mapolres Sukabumi Kota untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

"Akibat mengedarkan obat tanpa izin itu, terduga pelaku dikenakan pasal 197 Jo Pasal 106 ayat 1, Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat 2 Undanng - undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," katanya.

DCFP (23) seorang anggota geng motor di Sukabumi terpaksa berurusan dengan Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota karena mengedarakan ratusan butir obat dafrar G.
DCFP (23) seorang anggota geng motor di Sukabumi terpaksa berurusan dengan Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota karena mengedarakan ratusan butir obat dafrar G. (Istimewa)

Baca juga: Remaja 16 Tahun di Bandung Ditendang dan Diseret 12 Orang Diduga Geng Motor, Aksinya Terekam CCTV

Baca juga: Dalam Semalam, Dua Kurir Narkoba di Indramayu Diringkus Polisi, Tak Berkutik Saat Digeledah

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved