Pemuda Ini Wafat Setelah Divaksin Covid-19 AstraZeneca, Sebelumnya Sehat, Setelah Disuntik Wafat
Sontak saja, kabar tersebut menjadi perbincangan publik lantaran disebut-sebut kasus percontohan dari kegagalan vaksinasi.
TRIBUNCIREBON.COM - Beberapa waktu lalu, seorang pemuda meninggal setelah divaksin AstraZeneca.
Pemuda itu adalah Trio Fauqi Firdaus.
Adapun Trio Fauqi meninggal setelah menjalani vaksinasi AstraZeneca yang bekerja sama dengan RS Pertamina Pusat di Gelora Bung Karno ( GBK), (5/5/2021).
Sontak saja, kabar tersebut menjadi perbincangan publik lantaran disebut-sebut kasus percontohan dari kegagalan vaksinasi.
Baca juga: Vaksin AstraZeneca Bisa Bikin Darah Beku? Begini Penjelasan Satgas Penanganan Covid-19
Pihak keluarga pun ikut menangguhkan kasus kematian anggota keluarganya yang meninggal setelah divaksin Covid-19 tersebut.
Keluarga merasa ada kejanggalan sehingga meminta pemerintah menyelidiki kasus kematian tersebut.
Hingga akhirnya, jenazah pemuda yang meninggal setelah divaksin itu pun diautopsi guna mengetahui penyebab kematian.
Jenazah Trio Fauqi diautopsi oleh tim dokter dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Setelah menjalani proses autopsi, pihak keluarga masih menunggu hasil autopsi tersebut.
Lalu, siapakah sosok Trio Fauqi, pemuda yang meninggal setelah divaksin tersebut?
Trio Fauqi Firdaus merupakan pemuda asal Buaran, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Pemuda berusia 22 tahun itu diketahui bekerja di Pegadaian.
Trio menjadi peserta penerima Vaksin AstraZeneca.
Ia menjalani vaksinasi tersebut dari tempatnya bekerja yang bekerja sama dengan RS Pertamina Pusat di Gelora Bung Karno (5/5/2021).
Menurut sang kakak, Viki, keadaan Trio saat berangkat untuk vaksin Covid-19 dalam keadaan sehat dan tampak bugar.
Bahkan sebelum meninggal, ia masih sempat jalani hobi seperti biasanya.
“Sehat walafiat, bugar masih kerja seperti biasa, masih jalani hobi,” ujar Vickih, Senin (10/5/2021).
Namun, setelah divaksin kondisi Trio tiba-tiba drop, mengeluh sakit hingga akhirnya tak tertolong dan meninggal dunia
Setelah dikabarkan meninggal usai vaksin,namanya ramai diperbincangkan karena nasibnya meninggal setelah divaksin AstraZeneca, Rabu (5/5/2021) lalu.
Dikutip dari Tribunnews.com, menurut sang kakak, Viki, keadaan Trio drop setelah ia menjalani vaksinasi.
Sebelum meninggal Trio sempat mengeluh.
Trio sempat mengeluh demam, pegal linu disekujur tubuhnya.
Tak hanya itu, menurut sang kakak, Trio juga mengeluh merasakan sakit kepala hebat.
Baca juga: Benarkah Vaksin Covid Bisa Menyebabkan Meninggal? Ini Penjelasan Komnas KIPI yang Menenangkan
Lantaran tak kunjung membaik, Trio tak bisa tidur dan ditawari sang ibu obat.
Namun, saat itu Trio menolak lantaran khawatir setelah divaksin.
Lantas, Trio pun sempat mengajak berobat ke klinik terdekat. Namun klinik tutup sehingga batal.
Kemudian, pada dini harinya Trio pun masih sempat melaksanakan sahur.
Ia juga masih sempat berbalas pesan ke rekan kerjanya.
Sayangnya, menjelang siang tetiba kondisi memburuk.
Menurut Viki, keadaan Trio saat itu syok, nafasnya sudah berat seperti sesak terengah-engah.
Trio kejang hingga segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Keluarga membawa Trio ke RS Swasta di Kawasan Duren Sawit, Jawa Timur, dekat rumahnya agar penanganan bisa cepat.
Namun, sesampainya di sana, pihak rumah sakit menganjurkan agar Trio dibawah ke rumah sakit yang lebih besar.
Kemudian Trio dibawa ke RS lain dan sempat terjadi penolakan karena kondisi Trio yang setelah divaksin.
Namun, akhirnya dokter memeriksa dan menyatakan kondisi nyawa Trio saat itu tak tertolong. ia meninggal pada Kamis (6/5/2021).
(TribunJabar.id)

Baca juga: Video Viral, Wanita Berumur 53 Tahun Sukses Pacari Brondong 27 Tahun, Netizen Kagum Minta Tips
Keluarga Sabar Menanti Hasil Autopsi Jenazahnya
Setelah 16 hari dikebumikan, jenazah Trio diautopsi oleh tim dokter dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Autopsi jenazah Trio dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian pemuda asal Buaran, Jakarta Timur, itu.
Sejauh ini, keluarga Trio Fauqi belum menerima hasil autopsi itu dari pihak rumah sakit.
Hal itu disampaikan Viki, kakak Trio Fauqi Firdaus.
"Terkait hasil autopsi belum ada penjelasan dari pihak RS. Ya memang kalau kami baca di media butuh satu sampai dua minggu," katanya kepada TribunJakarta.com, Kamis (27/5/2021).
Oleh sebab itu, Vivi dan keluarganya sabar menunggu hasil autopsi jenazah Trio Fauqi dari pihak rumah sakit.
Hasil autopsi itu, ucapnya, akan membuat jelas tentang penyebab kematian Trio Fauqi.
"Harapan saya keluarga ini dapat kejelasan dan hasil autopsi bisa transparan. Jika memang akibat vaksin, pemerintah harus mengakui dan berbenah memperbaiki sistem screening," katanya.
Sebelumnya, nama Trio Fauqi Firdaus ramai diberitakan sejumlah media lantaran keadaannya setelah menjalani vaksin AstraZeneca pada 5 Mei 2021.
Pemuda asal Buaran, Duren Sawit, Jakarta Timur yang bekerja di Pegadaian itu meninggal sehari setelah vaksinasi jenis Astra Zaneca, Rabu (6/5/2021) lalu.
Viki mengatakan Trio tidak memiliki riwayat sakit. Setelah vaksinasi, Trio mengeluh merasakan demam, pusing hingga linu disekujur tubuh.
Kondisi tersebut dirasakan Trio setelah tiba di rumah, pada hari ia mengikuti vaksinasi.
Sang ibu yang khawatir terhadap kondisi Trio lantas menawarkan obat yang dibelinya di warung. Trio menolak.
Trio sempat mengajak untuk berobat ke klinik terdekat walaupun akhirnya batal pada Rabu malam.
Dini harinya, Trio Fauqi Firdaus sempat melaksanakan sahur dan masih berbalas pesan ke rekan kerjanya.
Menjelang siang, ia sempat kejang dan segera dilarikan ke klinik. Sayangnya, nyawa Trio tak tertolong, Kamis (6/5/2021).
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Kedua Harus Patuhi Jadwal, Ini Akibatnya Bila Tak Sesuai Waktu yang Ditentukan
Keluarga Trio sempat menunggu penjelasan perihal vaksin AstraZeneca dan membuahkan hasil.
Viki menjelaskan, akan ada pertemuan dengan pihak terkait, Dinas Kesehatan, Jumat (14/5/2021) mendatang.
"Karena baru saja akan dilakukan pertemuan silaturahim antara keluarga dan pihak-pihak terkait."
Yang menghubungi saya dari Dinkes dan yang sedang berkordinasi dengan Komnas KIPI," kata Viki.
Jika dirasa memang harus melakukan autopsi pada jenazah Trio Fauqi Firdaus, pihak keluarga berusaha menerimanya.
Meski belum ada keputusan mutlak. "Saat ini belum ada keputusan mutlak, namun kemungkinan besar, pihak keluarga akan bersedia di autopsi (jenazah Trio)."
"Karena apapun hasil autopsi itu saya masih teguh dengan pendirian saya," ujar Viki.
Alasan lain, keluarga ingin segera mengungkap kebenaran perihal penyebab kematian Trio.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Keluarga Pemuda Asal Buaran yang Meninggal Usai Divaksin Belum Terima Hasil Autopsi