Breaking News:

Staf Ahli Menko Polhukam dan Marsda TNI Datangi Pendopo Indramayu, Bahas Soal Ledakan Pertamina

Seperti diketahui, hingga saat ini ganti rugi soal dampak ledakan tersebut sebagian belum terselesaikan karena belum menemui titik temu dengan warga.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Tampak dari kejauhan kilang PT Pertamina RU VI Balongan Indramayu meledak, Senin (29/3/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Staf Ahli Menko Polhukam Bidang Ideologi Dan Konstitusi Irjen Pol Dr. Agung Makbul bersama Marsda TNI Ahmad Sajili mendatangi Pendopo Indramayu, Kamis (27/5/2021).

Kedatangan keduanya diketahui ingin memastikan penanganan terhadap dampak ledakan tangki di kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan dapat diatasi dengan baik oleh Pertamina maupun Pemerintah Daerah.

Seperti diketahui, hingga saat ini ganti rugi soal dampak ledakan tersebut sebagian belum terselesaikan karena belum menemui titik temu dengan warga terdampak.

Pada kesempatan itu, keduanya diketahui ditemui oleh Sekda Kabupaten Indramayu, Rinto Waluyo yang mewakili Bupati Indramayu, Nina Agustina bersama jajaran Forkopimda dan pejabat Pertamina RU VI Balongan.

"Marsda Ahmad Sajili tadi menyampaikan agar Pertamina berkomitmen dalam menangani persoalan dampak Ledakan dan kebakaran dengan dibantu Forkopimda agar dapat diselesaikan dengan baik," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Penanganan maksimal ini, lanjut Rinto Waluyo dirasa perlu menjadi perhatian lebih agar tidak berdampak pada stabilitas nasional. 

Mengingat, PT Pertamina RU VI Balongan merupakan aset nasional terbesar di Asia.

Rinto Waluyo menyampaikan, pemerintah Kabupaten Indramayu turut mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah pusat.

Ia pun berjanji, persoalan dampak kejadian tersebut akan ditangani secara maksimal.

"Pihak Pertamina Balongan pun sekrang ini sedang menyelesaikan pembayaran ganti rugi terkait dampak yang diakibatkan kejadian kemarin sesuai data yang kongkrit," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved