Breaking News:

KISAH Korban PHK Jadi Petani Oyong di Majalengka, Banyak Dicari Bandar Sayur untuk Dijual ke Jakarta

Berbekal tekad yang bulat, Samin mulai merintis usaha baru, yakni terjun menjadi petani palawija jenis oyong di desanya.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Salah satu korban PHK, Samin (38) warga Desa Wanasalam, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, banting setir menjadi petani palawija jenis oyong saat ditemui di lahan garapannya, Kamis (27/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum berakhir, hampir meluluhlantahkan semua sendi-sendi ekonomi masyarakat.

Banyak pengusaha yang gulung tikar akibat tidak mampu membayar upah para pekerja.

Buntutnya, banyak sekali terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan oleh beberapa pengusaha akibat berkurangnya pendapatan.

Sehingga, mau tidak mau pengurangan pekerja pun terpaksa dilakukan demi menyelamatkan perusahaan.

Baca juga: HATI-Hati! Ada Tumpahan Oli di Jalan Cigasong-Maja, Polisi dan Petugas Damkar Majalengka Lakukan Ini

Baca juga: Orang dengan Gangguan Jiwa di Kabupaten Majalengka Mencapai 1.718 Orang, ODGJ Berat Dibawa ke Bogor

Baca juga: Seorang Wanita Muda Hamil Nyaris Melahirkan di Pinggir Jalan Indramayu, Sempat Mengerang Kesakitan

 Salah satu korban PHK adalah Samin (38) warga Desa Wanasalam, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka.

Dia seorang pekerja di salah satu pabrik garmen yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

Perusahaan tempat dia mencari nafkah terpaksa gulung tikar akibat badai pandemi Covid-19 yang menerpa awal sejak 2019 lalu.

Berbagai usaha sudah Samin lakukan untuk menutup kebutuhan rumah tangganya.

Tetapi, setiap usaha yang dirintisnya tidak bisa memberikan hasil untuk bisa menutup kebutuhan keluarganya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved