Breaking News:

Gerhana Bulan Total

PANDUAN Tata Cara Salat Gerhana Bulan Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW, Kemenag: Ingat Terapkan Prokes

Sore hari ini Rabu 26 Mei 2021, masyarakat Indonesia akan menyaksikan Gerhana Bulan Total atau Khusuful Qamar.

Editor: dedy herdiana
Wikipedia
ILUSTRASI Gerhana Bulan. PANDUAN Tata Cara Salat Gerhana Bulan Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW, Kemenag: Ingat Terapkan Prokes 

TRIBUNCIREBON.COM - Sore hari ini Rabu 26 Mei 2021, masyarakat Indonesia akan menyaksikan gerhana bulan total atau Khusuful Qamar.

Adapun fenomena langit gerhana bulan total atau Super Blood Moon ini dapat disaksikan di seluruh wilayah di Indonesia, mulai pukul 18.09 - 20.51 WIB.

Bagi umat Islam, ketika datang gerhana bulan maka dianjurkan melaksanakan Salat Gerhana. Untuk panduan Salat Gerhana ini, bisa Anda simak di artikel ini.

Kementerian Agama atau Kemenag mengimbau umat Islam mengerjakan salat gerhana.

Baca juga: Mitos Ibu Hamil Tak Boleh Keluar Rumah saat Gerhana Bulan, Benarkah? Ini Penjelasan Menurut Islam

Baca juga: Keistimewaan Gerhana Bulan Total Rabu 26 Mei 2021, Berikut Amalan Sunnah yang Bisa Dikerjakan

Menurut Kemenag, pelaksanaan salat gerhana atau salat khusuf dilaksanakan pada rentang setelah Salat Magrib sampai selesai gerhana.

“Mempertimbangkan waktu terbit bulan di masing-masing daerah, maka Salat Gerhana bisa dilakukan pada rentang setelah salat magrib sampai selesai Gerhana sesuai dengan waktu di atas,” ujar Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin di Jakarta, Senin (24/5/2021), dikutip TribunJabar.id.

Kendati demikian, Kemenag juga mengimbau dalam pelaksanaan salat gerhana tersebut menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Fenomena Langit Langka, Inilah Tiga Peristiwa Lainnya yang Terjadi Bersamaan Gerhana Bulan Total

Sebagaimana diketahui melaksanakan salat gerhana merupakan sunah muakad dianjurkan Rasulullah SAW.

Ketika gerhana bulan datang, muslim dianjurkan mengerjakan salat gerhana.

Selain itu, umat Islam juga dianjurkan mengerjakan amalan sunah lainnya.

Di antaranya memperbanyak doa, zikir, istighfar, taubat, sedekah dan amalan baik lainnya.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ، لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَادْعُوا اللَّهَ وَصَلُّوا حَتَّى يَنْجَلِىَ

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua di antara tanda-tanda kebesaran Allah, tidak terjadi gerhana pada keduanya karena kematian atau lahirnya seseorang.”

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved