Breaking News:

Pagi Tadi Gelombang Pasang di Sukabumi Rusak Puluhan Perahu, Dua Nelayan Dikabarkan Hilang

terdapat puluhan perahu nelayan rusak akibat gelombang pasang, serta dua orang nelayan dikabarkan hilang.

Editor: Mumu Mujahidin
(PEXELS.COM/GEORGE DESIPRIS)
ILUSTRASI Gelombang Tinggi 

Laporan Kontributor Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Gelombang pasang menerjang perairan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (26/5/2021) pagi.

Pantauan di lapangan, gelombang pasang terjadi mulai dari pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok hingga ke wilayah Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap dan pantai Minajaya, Kecamatan Surade.

Ketua Rukun Nelayan Ujung Genteng, Asep JK mengatakan, terdapat puluhan perahu nelayan rusak akibat gelombang pasang, serta dua orang nelayan dikabarkan hilang.

"Gelombang pasang cukup besar, kurang lebih perahu yang rusak ada 20, ada laporan di Minajaya perahunya ancur, nelayannya belum ketemu dua orang, saya juga mau kesana, soalnya belum jelas," kata Asep JK via WhatsApp.

Baca juga: BMKG Berikan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Rabu 26 Mei 2021, 8 Wilayah Hujan Lebat, Angin dan Petir

Baca juga: Punya Hubungan Istimewa Siswi SMA Kabur dengan Suami Orang hingga Viral: Jangan Cari Aku

Dihubungi terpisah, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciracap Dadang Priatna mengatakan, gelombang pasang terjadi sejak pukul 03.00 WIB dini hari dengan ketinggian 4,5 meter.

"Tapi sekarang sudah turun 2,5, kadang gelombang datang tiba-tiba, perahu juga banyak yang putus kincang dan ada yang bolong kena karang," jelasnya.

Tak hanya merusak perahu, Dadang mengatakan, gelombang juga merusak pondasi villa yang berada di tepi pantai.

"Betul pondasi yang rusak di villa Widia," ucapnya.*

Peringatan Dini BMKG

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved