Breaking News:

Dalam Sehari 4 Hajatan yang Digelar Warga di Losarang Indramayu Dibubarkan Petugas Gabungan

Kapolsek Losarang, Kompol Mashudi mengatakan, 4 lokasi itu masing-masing berada di Desa Muntur, Desa Santing, dan dua lokasi lagi di Desa Losarang.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Petugas saat membubarkan paksa hajatan di wilayah Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Rabu (26/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Di tengah pandemi Covid-19, masih ada saja masyarakat di Kabupaten Indramayu yang nekat menggelar hajatan.

Dalam sehari, petugas gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Satpol PP, dan Satgas di tingkat desa bahkan sampai harus membubarkan paksa hajatan di empat lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Losarang.

Kapolres Indramayu, AKBP Hafidh Susilo Herlambang melalui Kapolsek Losarang, Kompol Mashudi mengatakan, empat lokasi itu masing-masing berada di Desa Muntur, Desa Santing, dan dua lokasi lagi di Desa Losarang.

"Keempat lokasi hajatan masyarakat tersebut dinilai melanggar protokol kesehatan Covid-19," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (26/5/2021).

Baca juga: Pria Ini Tewas Setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Dinkes Sentil Pihak yang Sering Menyalahkan Vaksin

Petugas saat membubarkan paksa hajatan di wilayah Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Rabu (26/5/2021).
Petugas saat membubarkan paksa hajatan di wilayah Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Rabu (26/5/2021). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Lanjut Kompol Mashudi, di sana petugas menemukan banyak masyarakat yang tidak memakai masker, terjadi kerumunan, menyiapkan makan dalam bentuk prasmanan, dan tidak adanya sarana cuci tangan.

Seperti diketahui, kegiatan keramaian seperti hajatan sampai dengan saat ini belum diperbolehkan oleh pemerintah Kabupaten Indramayu.

Hal ini demi mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

Regulasi tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Indramayu Nomor: 140/ST.COVID19-IM/V/2021 dan Perda Nomor 60.

"Secara tegas kami dan didampingi petugas PPKM Mikro dari desa Satpol PP dan TNI menghentikan dan membubarkan hiburan tersebut guna upaya mencegah penyebaran Covid-19," ujarnya.

Baca juga: Warga Sukabumi Dihebohkan dengan Temuan Sapi Misterius di Pinggir Jalan, Diduga Hasil Curian

Baca juga: Punya Hubungan Istimewa Siswi SMA Kabur dengan Suami Orang hingga Viral: Jangan Cari Aku

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved