Breaking News:

Wali Kota Tak Bangga Kota Cirebon Jadi Satu-satunya Zona Merah Covid-19 di Jabar

Bahkan, Azis juga tidak bangga atas hal tersebut. Ia justru mengingatkan bahwa bahaya Covid-19 masih mengintai Kota Udang.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, mengaku tidak malu menyampaikan Kota Cirebon menjadi satu-satunya daerah di Jawa Barat yang berstatus zona merah Covid-19.

Bahkan, Azis juga tidak bangga atas hal tersebut. Ia justru mengingatkan bahwa bahaya Covid-19 masih mengintai Kota Udang.

Karenanya, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat semakin menyadari pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

"Harus diakui, status zona merah ini juga diakibatkan kelengahan kita tidak disiplin prokes," kata Nasrudin Azis saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Selasa (25/5/2021).

Baca juga: Jadi Satu-satunya Zona Merah Covid-19 di Jawa Barat, Wali Kota: Jangan ke Kota Cirebon

Remaja 16 Tahun di Bandung Ditendang dan Diseret 12 Orang Diduga Geng Motor, Aksinya Terekam CCTV

Ia mengatakan, kini seluruh elemen masyarakat Kota Cirebon pun harus berperan aktif menerapkan protokol kesehatan.

Dari mulai pemakain masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan lainnya.

Hal itu merupakan upaya bersama sehingga masyarakat Kota Cirebon jangan sampai terpapar ataupun memaparkan Covid-19.

Selain itu, Azis meminta masyarakat saling mengingatkan satu sama lain dalam kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Semua pihak harus mewaspadai penyebaran Covid-19, karena sekarang Kota Cirebon masuk zona bahaya," ujar Nasrudin Azis.

Sementara berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Cirebon, hingga kini jumlah kasusnya telah mencapai 5524 orang.

Dari jumlah tersebut terdapat 436 pasien yang masih menjalani isolasi mandiri maupun dirawat di rumah sakit, 4881 pasien dinyatakan sembuh, dan 207 pasien meninggal dunia.

Baca juga: Setiap Hari Jumat Nenah Dijemur, Sering Dicambuk Ratusan Kali dengan Kondisi Tangan Diborgol

Baca juga: Cerita PSK Tak Sengaja Layani Tetangga Rumahnya yang Booking Lewat MiChat Pakai Foto Palsu

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved