Breaking News:

Jam Operasional Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon Dibatasi, Berikut Alasannya Kata Wali Kota dan Sekda

Pemkot Cirebon membatasi jam operasional Alun-Alun Kejaksan yang berada di Jalan Kartini, Kota Cirebon.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Suasana malam Alun-alun Kejaksan, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Rabu (14/4/2021) malam. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pemkot Cirebon membatasi jam operasional Alun-Alun Kejaksan yang berada di Jalan Kartini, Kota Cirebon.

Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi, mengatakan, pembatasan jam operasional itu merupakan tindak lanjut diberlakukannya PSBB proporsional di Kota Udang hingga 31 Mei 2021.

Menurut dia, hal tersebut juga untuk mengurangi aktivitas masyarakat karena kini Kota Cirebon menjadi satu-satunya daerah di Jawa Barat yang berstatus zona merah Covid-19.

Sign in Alun-alun Kejaksan di sisi Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Rabu (14/4/2021) malam.
Sign in Alun-alun Kejaksan di sisi Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Rabu (14/4/2021) malam. (Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)

Baca juga: PENYEBARAN Covid-19 di Kota Cirebon Didominasi Klaster Keluarga, Itu Kata Edy Sugiarto

Baca juga: Kota Cirebon Zona Merah, Ridwan Kamil Minta Semua Fokus Tangani Covid-19 di Kota Udang

Aturan itupun telah dituangkan dalam Surat Edaran Wali Kota Cirebon Nomor 443-PEM tentang Perpanjangan Kedelapan Pelaksanaan PSBB Proporsional Dalam Rangka Penanganan Covid-19 di Kota Cirebon.

"Salah satunya pembatasan kunjungan di Alun-Alun Kejaksan," kata Agus Mulyadi saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Selasa (25/5/2021).

Ia mengatakan, setiap harinya alun-alun tersebut ditutup dan tidak boleh dikunjungi masyarakat mulai pukul 21.00 WIB.

Selain itu, jumlah pengunjungnya juga dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas maksimal Alun-Alun Kejaksan.

Para pengunjung juga diharapkan dapat mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas di alun-alun tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Aturan itupun berlaku bagi fasilitas umum lainnya di Kota Cirebon selama masa PSBB proporsional kali ini.

"Regulasi ini pada intinya hanya pembatasan, bukan penghentian aktivitas," ujar Agus Mulyadi.

Baca juga: UPDATE Nenah PMI asal Majalengka Ini yang Kerap Dikeluhkannya Sebelum Dituduh Membunuh Sopir Majikan

Baca juga: Jadi Satu-satunya Zona Merah Covid-19 di Jawa Barat, Wali Kota: Jangan ke Kota Cirebon

Sementara Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, meminta dukungan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran dalam mematuhi protokol kesehatan.

Pasalnya, sekuat apapun upaya Pemkot Cirebon dalam menekan penyebaran Covid-19 tidak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat.

"Nantinya, status Kota Cirebon tetap zona merah, kalau masyarakat tidak patuh prokes," kata Nasrudin Azis.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved