Breaking News:

PMI Asal Majalengka Dituduh Membunuh

Ada Puluhan Warganya Kerja Jadi PMI, Kades Ranjiwetan Majalengka Sebut Baru Pertama Kali Ada Kasus

Pemerintah Desa Ranjiwetan encatat baru pertama kali ada warganya yang terkena masalah saat bekerja jadi PMI

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Kepala Desa Ranjiwetan, Saeful Imam 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Pemerintah Desa Ranjiwetan, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka mencatat baru pertama kali ada warganya yang terkena masalah saat bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri.

Warga yang terkena masalah itu, yakni Nenah Arsinah (38) yang bekerja sebagai ibu rumah tangga di Dubai, Uni Emirat Arab sejak 2011 lalu.

Ya, Nenah mendapatkan tuntutan hukuman mati daerah pihak kepolisian setempat karena dituduh membunuh sopir majikannya.

Baca juga: NASIB Buruk Menanti Nenah TKW Asal Majalengka, Disiksa di Penjara, Hukuman Mati pun Menanti Nenah

Kepala Desa Ranjiwetan, Saeful Imam mengatakan, ada sedikitnya 70 orang warganya yang kini tercatat sebagai PMI di berbagai negara di Asia.

Mereka kebanyakan ditunjuk sebagai tulang punggung keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Ada sekitar 70 orang lah. Paling banyak kerja di Arab Saudi, Taiwan, UEA, Hongkong dan lain-lain," ujar Saeful kepada Tribun, Selasa (25/5/2021).

Dari jumlah 7000 penduduk Ranjiwetan sendiri, Saeful menyebut, mayoritas pekerjaan warganya sebagai petani.

Baca juga: HINGGA KINI, Masih Ada 155 Pasien Jalani Perawatan pada Masa PPKM Tahap 7 di Majalengka

Baca juga: Tiga Hal Ini Ternyata Jadi Penyebab Kolesterol Tinggi Pada Anak, Begini Cara Cek Kadar Kolesterolnya

Namun, pekerja tersebut dianggap masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Oleh karena itu, banyak perempuan-perempuan berumah tangga maupun yang masih gadis memilih bekerja di luar negeri untuk membantu meningkatkan derajat ekonominya.

Halaman
12
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved