Breaking News:

Puluhan Santri di Pangandaran Jalani Tes Swab Antigen Sebelum Berangkat ke Pesantren Lirboyo Jatim

DPRD dan Pemerintah Kabupaten Pangandaran fasilitasi tes swab antigen terhadap puluhan calon santri yang akan ke Pondok Pesantren Lirboyo, Jawa Timur

Editor: dedy herdiana
Istimewa
Pelaksanaan Test Swab Antigen Terhadap Santri di Halaman Masjid Al Fatah Dusun Bojongjati, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Jawa Barat, Senin (24/5/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNCIREBON.COM, PANGANDARAN - DPRD dan Pemerintah Kabupaten Pangandaran memfasilitasi tes swab antigen terhadap puluhan calon santriwan dan santriwati yang akan menempuh pendidikan pesantren di Pondok Pesantren Lirboyo, Provinsi Jawa Timur, Senin (24/5/2021).

Pelaksanaan test swab antigen puluhan santri tersebut, dipusatkan di halaman masjid Al Fatah Dusun Bojongjati, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Jawa Barat.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin menyampaikan, putra dan putri Pangandaran sejumlah 40 orang ini akan menempuh pendidikan Pesantren.

Baca juga: HINGGA KINI, Masih Ada 155 Pasien Jalani Perawatan pada Masa PPKM Tahap 7 di Majalengka

Baca juga: TERUNGKAP 109 Karyawan Pabrik di Kabupaten Bandung Positif Covid-19 Usai Lebaran, Ini Kata Disnaker

Tes swab antigen, merupakan satu syarat untuk setiap orang pada saat akan melakukan perjalanan keluar daerah. 

Oleh karena itu, Ia memberikan fasilitas test swab antigen kepada puluhan calon santri tersebut.

"Dan ini, satu bentuk kepedulian kita terhadap pendidikan keagamaan di Kabupaten Pangandaran," ujar Asep kepada beberapa wartawan seusai melihat berlangsungnya test swab antigen, Senin (24/5/2021).

Asep berharap nantinya, putra putri yang belajar di Pesantren Lirboyo ini dapat mengimplementasikan ilmu yang didapatnya untuk kemajuan bidang keagamaan di Kabupaten Pangandaran

Apalagi, Kabupaten Pangandaran merupakan kabupaten pariwisata yang akan menuju kepada pariwisata kelas dunia. 

"Sehingga, diperlukan benteng-benteng keimanan yang kuat agar generasi muda di Kabupaten Pangandaran tidak terbawa arus negatif dari pariwisata," kata Asep.

Sementara Ketua DKM masjid Al-Fatah, Muhammad Muhajir menyatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada DPRD Kabupaten Pangandaran beserta Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran.

Ia bersyukur, DPRD berserta Pemkab Pangandaran telah memfasilitasi test swab, bagi para calon santri yang akan menempuh pendidikan pesantren.

"Saya ucapkan banyak terima kasih pada DPRD beserta Pemkab Pangandaran, yang telah memberikan layanan tes swab ini," ucap Muhammad.

Para santri yang akan berangkat ini, kata Ia, berasal dari Kecamatan - Kecamatan yang ada di Kabupaten Pangandaran.

Karena, ketentuanya harus berangkat secara rombongan untuk itu pemberangkatan dipusatkan di Masjid Al-Fatah.

"Bukan cuma dari Kecamatan Pangandaran, tapi dari kecamatan-kecamatan lainya, kita kumpul disini," katanya.

Menurut Muhammad, dari ke 40 santriwan dan santriwati tersebut sebagian merupakan anak yatim piatu. 

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved