Breaking News:

PMI Asal Majalengka Dituduh Membunuh

NASIB Buruk Menanti Nenah TKW Asal Majalengka, Disiksa di Penjara, Hukuman Mati pun Menanti Nenah

Sudah 7 tahun lamanya Nenah Arsinah (38) mendekam di jeruji besi Sarjah, Dubai, Uni Emirat Arab atas kasus tuduhan pembunuhan terhadap sopir majikan.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Fauzie Pradita Abbas
(Thinkstockphotos)
Ilustrasi tahanan 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Sudah tujuh tahun lamanya Nenah Arsinah (38) mendekam di jeruji besi Sarjah, Dubai, Uni Emirat Arab atas kasus tuduhan pembunuhan terhadap sopir majikannya.

//

Namun, hingga kini, polisi belum memutuskan Nenah divonis bersalah karena barang bukti yang dianggap kurang meski telah dituntut hukuman mati.

Meski berada di dalam penjara, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Ranjiwetan, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka ini masih bisa berkomunikasi dengan keluarganya.

Terbukti, tiga hari selepas lebaran, kakak kandung Nenah, Nung Arminah (41) masih mendapatkan kabar.

Komunikasi yang berjalan singkat itu, Nenah bercerita bahwa selama di penjara ia kerap disiksa.

Nenah pun bercerita, tubuhnya kini sangat kurus akibat jarang diberi makan.

"Dia bercerita, setiap hari dia menangis, setiap hari Jumat Nenah dijemur, sering dicambuk ratusan kali dengan kondisi tangan diborgol," ujar Nung saat ditemui di rumahnya, Senin (24/5/2021).

Setiap mengabari pun, jelas Nung, adiknya tersebut minta segera dipulangkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved