Breaking News:

Kisah Kopral Gilad Shalit, Tentara Israel yang Disandera Hamas, Israel Bayar Mahal Membebaskannya

kopral Shalit baru berumur 19 tahun saat ia ditangkap pada Juni 2006 oleh pasukan Hamas.

Via Intisari
Gilad Shalit, tentara Israel yang diculik dan ditahan oleh Hamas selama 5 tahun sampai Israel menyerah agar ia bebas. 

TRIBUNCIREBON.COM - Perang selalu menghadirkan sejuta cerita. Tentu cerita duka lebih banyak didengar. Termasuk perang antarra tentara Israel dan militan Palestina atau Hamas banyak cerita bertebaran di sana.

Kedua kubu memiliki strategi perang yang sama-sama keras dan menguntungkan.

Israel yang memiliki tentara resmi masih dilengkapi dengan bantuan alutsista serta senjata militer dari Amerika Serikat, sekutu terkuat mereka.

Pertahanan paling hebat adalah Iron Dome, sistem anti-rudal yang bisa menghalau roket-roket Hamas.

Namun jika menyerang Israel dari udara tidak berhasil, maka Hamas menggunakan strategi unggulan mereka: menyerang dari bawah tanah.

Di bawah tanah kota Gaza, terbentang jalur terowongan besar mulai dari perbatasan dengan Mesir sampai pos perbatasan Israel.

Terowongan itu dipakai untuk menyelundupkan senjata dan menjadi tempat para prajurit menyiapkan serangan kejutan kepada tentara Israel.

Baca juga: Massa Umat Islam Jawa Barat Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina di Gedung Sate dan Gedung Merdeka

Baca juga: TAK HANYA Menginjak, Massa Aksi Bela Palestina di Indramayu Juga Bakar Simbol Israel 

Salah satu serangan terjadi pada Juni 2006.

Saat itu pasukan Hamas menyerang lewat terowongan bawah tanah dan muncul ke permukaan dekat dengan pagar perbatasan.

Di bawah tanah kota Gaza, terbentang jalur terowongan besar mulai dari perbatasan dengan Mesir sampai pos perbatasan Israel.

Halaman
1234
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved