Breaking News:

DIDUGA Keracunan, Usai Makan Hidangan Hajatan, Puluhan Warga Kota Banjar Sakit Perut & Muntah-muntah

Sebanyak 38 warga Kecamatan Langensari di antaranya 34 warga Kelurahan Muktisari, dan 4 warga Desa Rejasari merasakan sakit perut dan muntah - muntah

Editor: dedy herdiana
Istimewa
Sejumlah Warga Kota Banjar Korban Keracunan Menerima Perawatan dari Tim Medis 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNCIREBON.COM, PANGANDARAN - Sebanyak 38 warga Kecamatan Langensari di antaranya 34 warga Kelurahan Muktisari, dan 4 warga Desa Rejasari merasakan sakit perut serta muntah - muntah.

Yang diduga keracunan makanan seusai menghadiri hajatan pernikahan di lingkungan Babakan, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar

Kapolsek Langensari, AKP Sarbini menyatakan, kejadian tersebut bermula saat para korban mendatangi acara hajatan di lingkungan Babakan pada hari Minggu (23/05/21) kemarin.

Baca juga: Puluhan Santri di Pangandaran Jalani Tes Swab Antigen Sebelum Berangkat ke Pesantren Lirboyo Jatim

Baca juga: HINGGA KINI, Masih Ada 155 Pasien Jalani Perawatan pada Masa PPKM Tahap 7 di Majalengka

"Para korban, kebanyakan mengeluh merasakan sakit beberapa jam setelah pulang dari hajatan kemarin."

"Yang dirasakan sakit perut dan muntah-muntah, setelah memakan beberapa hidangan di acara hajatan," ucap Sarbini kepada beberapa wartawan, Senin (24/5/2021).

Pihaknya menduga, keracunan makanan ini disebabkan dari olahan makanan yang dijadikan bumbu pada sajian yang dihidangkan dalam hajatan tersebut.

"Setelah merasakan sakit yang luar biasa, beberapa langsung mendatangi UPTD Puskesmas Langensari."

"Namun, karena keterbatasan pelayanan dan tidak adanya alat untuk mengeluarkan racunnya, para korban langsung dilarikan ke RSUD Kota Banjar." kata Sarbini.

Saat ini juga, lanjut Ia, semua warga yang keracunan telah mendapatkan perawatan dari tim medis. 

Di RSUD Banjar 3 orang, 1 orang di Puskesmas Langensari, 2 RS Mitra Idaman dan lainnya menjalani perawatan di rumahnya masing-masing. 

Atas kejadian tersebut, tambah Sarbini, dari pihak indentifikasi Polres Banjar dan Unit Reskrim Polsek Langensari melaksanakan olah TKP, dan pengambilan sample makanan untuk uji lab sebagai tindak lanjut kejadian tersebut. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved