Breaking News:

Advertorial

Sarankan Penataan Utilitas di Kota Cirebon Libatkan Investor, Pansus DPRD: APBD Tak Akan Sanggup

pihaknya menyarankan Pemkot Cirebon mencari investor untuk menggarap proyek utilitas saluran bawah tanah.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Pansus Raperda tentang Penyelenggaraan Utilitas saat rapat bersama DPUPR Kota Cirebon dan DKIS Kota Cirebon di ruang rapat DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jumat (21/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pansus Raperda tentang Penyelenggaraan Utilitas DPRD Kota Cirebon menyarankan agar penataan utilitas di Kota Cirebon melibatkan investor.

Anggota Pansus Raperda tentang Penyelenggaraan Utilitas, Heriyanto, mengatakan, anggaran yang akan dikeluarkan untuk membuat instalasi utilitas bawah tanah sangat besar.

Sebab, menurut dia, seluruh jaringan kabel udara harus dipindahkan dan disatukan di bawah tanah.

Karenanya, pihaknya menyarankan Pemkot Cirebon mencari investor untuk menggarap proyek utilitas saluran bawah tanah.

"Jika pembiayaannya dibebankan melalui APBD, maka tidak akan sanggup," ujar Heriyanto dalam rapat bersama DPUPR Kota Cirebon dan DKIS Kota Cirebon di ruang rapat DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jumat (21/5/2021).

Baca juga: Sejumlah Anggota DPRD Kota Cirebon Turut Serta dalam Aksi Damai Bela Palestina, Ikut Donasi Kah?

Baca juga: DPRD Kota Cirebon Serahkan Rekomendasi LKPj Wali Kota Akhir Tahun Anggaran 2020

Baca juga: Empat Raperda Inisiatif DPRD Kota Cirebon Mendapat Dukungan dari Wali Kota

Ia mengatakan, biaya pemeliharaan yang harus dikeluarkan dan dalam jangka waktu lama pun harus dipertimbangkan dari sekarang.

Selain itu, pembuatan saluran untuk ducting kabel dipastikan menelan anggaran cukup besar ditambah lamanya masa pemeliharaan.

"Kalau pakai APBD rasanya tidak mungkin, paling hanya enam bulan," kata Heriyanto.

Ia pun mengusulkan penyelenggaraan utilitas tidak hanya berfokus pada instalasi jaringan bawah tanah untuk kabel provider milik perusahaan swasta.

Namun, harus bisa dimanfaatkan untuk utilitas lain, dari mulai jaringan pipa PDAM, jaringan gas, kabel PLN, dan lainnya.

Selain itu, kata dia, pengembangan Kota Cirebon menata jaringan kabel udara juga masih banyak kendala dan panjang prosesnya.

"Tapi, kondisi kota nantinya jadi lebih bersih dan indah," ujar Heriyanto.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved