Breaking News:

VIRAL Polisi Duel dengan Pengedar Ganja Saat Penangkapan di Jampangkulon Sukabumi

Viral polisi duel dengan kurir pengedar narkoba saat lakukan penangkapan di wilayah Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jumat (21/5/2021)

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/M Rizal Jalaludin
Viral polisi duel dengan kurir pengedar narkoba saat lakukan penangkapan di wilayah Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (21/5/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Viral polisi duel dengan pengedar narkoba saat lakukan penangkapan di wilayah Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (21/5/2021). 

Video penangkapan itu terekam CCTV dan beredar di sejumlah grup. Dalam video yang beredar, terlihat polisi berpakaian preman berusaha menangkap kurir pengedar narkoba tersebut. Namun, kurir itu lakukan perlawanan.

Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, saat itu dilakukan penangkapan narkoba jenis ganja.

Baca juga: Panglima Perang Geng Motor di Bandung Berulah, Duel dengan AKP Tedi, Bawa Samurai dan Pisau

Baca juga: Keluarga Tolak Jasad Anaknya yang Tewas Gantung Diri di Kontrakan, Korban Tulis Pesan Ini di Dinding

"Anggota kami di Polsek Jampang Kulon siang ini berhasil mengamankan kurir narkotika jenis ganja. Jadi sebelum dilaksanakan penangkapan tersebut anggota kami sempat berduel dulu karena tersangka melakukan perlawanan. Namun, bisa dihalau oleh anggota yang mengamankan dengan tangan kosong," ujarnya.

Ia menyebut, narkoba jenis ganja yang diamankan sebanyak 250 gram. Ia mengatakan, penangkapan dilakukan di tempat atau kantor jasa pengiriman.

Baca juga: Kesepian Ditinggal Istri Jadi TKW, Seorang Ayah di Cianjur Menodai Anak Gadisnya Sendiri 2 Kali

Baca juga: Dukungan Bagi Rakyat Palestina, Ribuan Jamaah Persis Gelar Aksi Bela Al Aqsha Secara Virtual

"Narkotika jenis ganja, diamankan sebanyak 250 gram. Yang jadi menarik dari peristiwa ini adalah bahwa jasa pengiriman dipakai oleh para pelaku ini untuk mengirim narkotika," jelasnya.

Saat ini, pihaknya masih lakukan pengembangan kasus tersebut.* (M Rizal Jalaludin)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved