Breaking News:

Ibu Gugat Anak di Majalengka

Pengadilan Terus Berusaha Damaikan Kasus Ibu Gugat Anak di Majalengka, Ika Wartika Sempat Minta Maaf

Pengacara dari Sri Mulyani, Mohamad Asep Rahman dan Agus Susanto menyepakati untuk terus melakukan upaya damai.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Ika Wartika sempat datang ke rumah ibu angkatnya Sri Mulyani untuk meminta maaf terkait kasus yang sedang dihadapi. 

Kata Cahyadi, orang yang dijadikan tergugat juga keliru, karena tergugat adalah seorang anak yang akta lahirnya dibuatkan oleh orang tuanya.

Tidak ada perbuatan apapun yang dilakukan oleh tergugat, karena yang mengajukan permohonan akta kelahiran juga adalah orang tuanya.

Baca juga: Ribuan Orang Persis se-Indonesia Aksi Sikapi Pembantaian yang Dilakukan Israel pada Palestina, Besok

Baca juga: Warga Indramayu Senang Bupati Bongkar Pagar Alun-alun, Sampai Selfie Naik Alat Berat: Tak Ada Sekat

“Jika tergugat menyatakan bukan anak kandung namun anak titipan diusia 6 tahun, di sana penggugat tidak menjelaskan soal asal usul anak. Kenapa dititipkan, atas dasar yuridis apa hingga menerima titipan tergugat.

Untuk apa menerima, prosesnya seperti apa, bagaimana juga terjadi perubahan akta lahir dilakukan. Siapa yang melakukan perubahan, untuk tujuan apa itu dilakukan di mana proses perubahannya," ujarnya.

Karena dalam penjelasan penggugat, disebutkan pada tahun 1964, penggugat bersama suaminya Andi Kurnaedi menerima titipan seorang anak perempuan berusia 6 tahun bernama Kwik Gien Nio alias Ika Wartika yang lahir asli Semarang tertanggal 14 November 1958.

Namun pada akta kelahiran sekarang tertera lahir di Majalengka 14 Oktober 1958, dari ayah penggugat bernama Kwik Siong Thay.

Pada jawaban tersebut, pihak tergugat memohon agar Majelis Hakim mengabulkan eksepsi yang disampaikan.

Serta memohon gugatan yang disampaikan penggugat tidak dapat diterima.

Dalam pokok perkara, tergugat juga memohon Majelis Hakim menolak gugatan penggugat untuk seluruhnya atau setidaknya menyatakan tidak diterima.

Baca juga: Ditinggal Beli Obat ke Warung, Bandar Sayuran di Tasik Tewas, Sang Anak Lari Sambil Menangis

Baca juga: Diduga karena Diabetes Pria Ini Tewas di Kamar Mandi Pabrik Setelah 30 Menit Tak Kunjung Keluar

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved