Breaking News:

Miliki Bahan Peledak Bom Ikan, 6 Nelayan di Indramayu Diringkus Polisi, Sudah Diintai Mabes Polri

gerak-gerik keenam nelayan tersebut sebelumnya sudah dipantau petugas gabungan dari Polres Indramayu dan Mabes Polri.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Polisi saat mengamankan 6 nelayan yang tertangkap basah miliki bahan peledak berupa bom ikan. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sebanyak 6 nelayan di Kabupaten Indramayu ditangkap karena polisi setelah tertangkap basah memiliki bahan peledak berupa bom ikan.

Kejadian itu terjadi di Perairan Cantigi Indramayu pada Rabu (19/5/2021) kemarin sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Indramayu AKBP Hafidh Susilo Herlambang melalui Paur Humas Polres Indramayu, Ipda Agus Setiawan membenarkan kejadian tersebut.

Ipda Agus Setiawan mengatakan, gerak-gerik keenam nelayan tersebut sebelumnya sudah dipantau petugas gabungan dari Polres Indramayu dan Mabes Polri.

Polisi saat mengamankan 6 nelayan yang tertangkap basah miliki bahan peledak berupa bom ikan.
Polisi saat mengamankan 6 nelayan yang tertangkap basah miliki bahan peledak berupa bom ikan. (Istimewa)

"Dari keenam pelaku berikut barang bukti, tiga orang di antaranya dibawa ke Satpolairud Polres Indramayu dan tiga orang lagi dibawa anggota Baharkam Mabes Polri menuju pos Eretan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (20/5/2021).

Keenam nelayan tersebut diketahui berinisial MZ (22), K (34), F (24), K (40), K (19) warga Kabupaten Indramayu, serta seorang lagi W (30) warga Kabupaten Karawang.

Ipda Agus Setiawan menjelaskan, kejadian itu berawal dari adanya laporan masyarakat soal penangkapan ikan menggunakan bahan peledak yang dilakukan oleh pelaku.

Pada malam itu, polisi langsung bergerak dan melakukan pengintaian. 

Benar saja, di lokasi kejadian keenam nelayan tersebut sedang menangkap ikan menggunakan bom ikan atau bahan peledak.

Mereka melakukan ledakan di berbagai titik lokasi di wilayah perairan Cantigi Kabupaten Indramayu.

Polisi pun langsung mengamankan enam pelaku beserta barang bukti.

"Perkara ini kini dilimpahkan dan akan ditangani oleh tim unit Gakkum Ditpolairud Polda Jabar," ujar dia.

Baca juga: Youtuber Indonesia Dituduh Eksploitasi Anak hingga Ditangkap Polisi Arab Saudi, Ini Sosoknya

Baca juga: INFO Loker Pemprov DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja untuk Nakes Pengendalian Covid-19, Butuh Banyak!

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved