Breaking News:

Cerita Mei Warga Bandung Ini Putuskan Jadi Mualaf Usai Dibacakan Ayat Suci Alquran oleh Temannya

Proses hijrah ke agama Islam, disampaikan Mei sudah ia pikirkan matang sejak beberapa bulan terakhir.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Tribun Cirebon/Handhika Rahman
Jaime Ching Syahbana atau yang akrab disapa Mei (41) saat mengucap dua kalimat syahadat di Masjid Agung Indramayu, Kamis (20/5/2021) malam. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Setiap mualaf memiliki ceritanya sendiri kala hidayah datang, melalui hidayah itu mereka semakin menetapkan hati untuk berhijrah.

Salah satunya yang dialami, Jaime Ching Syahbana atau yang akrab disapa Mei (41).

Wanita asli Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung ini memantapkan diri masuk Islam setelah terenyuh dibacakan ayat-ayat suci Alquran oleh rekannya yang seorang muslim.

Setelah ibadah Salat Magrib di Masjid Agung Indramayu, ia yang saat itu mengenakan kerudung biru akhirnya mengucap dua kalimat syahadat dibimbing Sekretaris 1 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu H Harto Prayitno dan disaksikan oleh seluruh jamaah yang hadir.

"Saya sebenarnya sudah familiar dengan Islam, terus kepikiran sampai akhirnya dibacain ayat-ayat Alquran. Di situ saya seperti menemukan kebenaran," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (20/5/2021) malam.

Jaime Ching Syahbana atau yang akrab disapa Mei (41) saat mengucap dua kalimat syahadat di Masjid Agung Indramayu, Kamis (20/5/2021) malam.
Jaime Ching Syahbana atau yang akrab disapa Mei (41) saat mengucap dua kalimat syahadat di Masjid Agung Indramayu, Kamis (20/5/2021) malam. (Tribun Cirebon/Handhika Rahman)

Mei yang sudah 1 bulan terakhir ini tinggal di rumah saudaranya untuk berdagang di Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu mengatakan, keyakinannya tersebut semakin kuat setelah pada malam kemarin membaca salah satu ayat dari Surat Maryam.

Di sana, disampaikan dia, seorang muslim wajib melaksanakan ibadah puasa dan menunaikan zakat, ia juga mencoba memahami lebih dalam arti dari ayat tersebut.

Makna ayat itu, lanjutnya, tidak ia temukan di agama yang Mei anut sebelumnya.

"Saya gak bilang (agamanya) yang salah. Tapi saya lebih menemukan kebenaran di Islam, itu yang bikin saya yakin," ucapnya.

Proses hijrah ke agama Islam, disampaikan Mei sudah ia pikirkan matang sejak beberapa bulan terakhir.

Baca juga: Polisi Gerebek Istri Sendiri Tengah Ngamar dengan Pria Lain di Hotel, Keduanya Nakes Berstatus PNS

Baca juga: PNS Tajir Rohadi Sesenggukan Membantah Kesaksian Mantan Komisaris RS Reysa Indramayu: Semua Bohong

Momen Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah kemarin, semakin menguatkan niatnya tersebut.

Dalam hal ini, Mei mengatakan, hijrahnya memeluk agama Islam sebenarnya belum ia sampaikan kepada orang tua.

Ia pun berharap, kedua orang tuanya bisa memahami dan menyetujui pilihannya tersebut.

"Gak tahu kapan bilang, semoga orang tua juga bisa menerima, karena kan ini pribadi, kita juga berhak memilih," ujar wanita kelahiran Bandung tersebut.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved