Breaking News:

Mengapa Zionis Israel Bernafsu Buru Komandan Hamas Mohammad Deif yang Berjuluk Kucing Bernyawa 9?

Mohammad Deif terlahir dengan nama Mohammed Diab Ibrahim al-Masri. Deif menjadi orang paling dicari Israel selama 26 tahun terakhir sejak 1995.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
SERAMBINEWS/Global Research
Mohammed Deif (tengah), komandan Brigade Izzudin Al-Qassam Hamas yang diburu Zionis Israel. 

TRIBUNCIREBON.COM - Zionis Israel terus membombardir wilayah Gaza, Palstina, sehingga mengakibatkan ratusan korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak.

Namun, Israel tak sepenuhnya leluasa karena pihak Palestina juga beberapa kali membalas serangan.

Brigade Al Qassam, sayap militer gerakan militan Palestina, Hamas, yang beroperasi di Jalur Gaza telah menjadi momok menakutkan bagi zionis Israel.

Baru-baru ini Brigade Al Qassam menembakkan roketnya ke wilayah Israel yang menyebabkan kehancuran di wilayah itu kendati sebagiannya dapat ditangkis oleh sistem pertahanan Iron Dome.

Serangan demi serangan yang dilancarkan Brigade Al Qassam telah memunculkan banyak pertanyataan bagi Israel, siapakah sosok sentral di balik serangan itu?

Brigade Al Qassam sebetulnya adalah para mujahidin terlatih yang siap jadi martir untuk mempertahankan dari penindasan Yahudi.

Para anggota Brigade Al-Qassam, sayap bersenjata Hamas, mengusung mayat rekannya, Mahmoud Ahmed al-Adham (28), yang meninggal dunia di Kamp Pengungsi Jabalia di Kota Gaza, Gaza, pada 11 Juli 2019. Mahmoud Ahmed al-Adham, meninggal setelah terluka akibat tembakan tentara Israel.
Para anggota Brigade Al-Qassam, sayap bersenjata Hamas, mengusung mayat rekannya, Mahmoud Ahmed al-Adham (28), yang meninggal dunia di Kamp Pengungsi Jabalia di Kota Gaza, Gaza, pada 11 Juli 2019. Mahmoud Ahmed al-Adham, meninggal setelah terluka akibat tembakan tentara Israel. (ANADOLU AGENCY/ALI JADALLAH)

“Brigade Al Qassam melancarkan serangan rudal ke musuh di Yerusalem sebagai respons atas agresi terhadap kota suci, juga penganiayaan terhadap orang-orang kami di Sheikh Jarrah dan Masjid Al Aqsa," kata Juru Bicara Brigade Al Qassam, Abu Ubaida, dikutip dari laman web Brigade Al Qassam, Jumat 14 Mei 2021.

Brigade Al Qassam atau lengkapnya Izzudin Al Qasam didirikan pada 1991.

Mula-mula dibentuk oleh Izz Ad Din (Izzudin) Al Qassam, seorang pendakwah di Palestina.

Pada 1930 dia mengorganisasi dan mendirikan Al Kaff Al Aswad (Black Hand), organisasi militan yang menentang zionisme dan pemerintaah Inggris-Prancis di Levant.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved