Breaking News:

Habib Bahar bin Smith Aniaya Sopir Taksi Online Karena Marah Istri Digoda

Habib Bahar bin Smith, terdakwa kasus penganiayaan sopir taksi online di Kota Bogor pada 2018 mengaku menganiaya untuk membela istrinya.

Tribunjabar.id/Daniel Andreand Damanik
Suasana pemindahan Habib Bahar bin Smith dari tahanan Mapolda Jabar ke Lapas Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, Kamis (08/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Habib Bahar bin Smith, terdakwa kasus penganiayaan sopir taksi online di Kota Bogor pada 2018 mengaku menganiaya untuk membela istrinya.

Habib Bahar menjalani persidangan secara daring di Pengadilan Negeri Klas IA Khusus Bandung ( PN Bandung), Jalan LLRE Martadiana, Selasa (18/5/2021).

Habib Bahar berada di Lapas Cibinong dan tersambung ke ruang sidang secara teleconference.

"Siapapun pasti marah ketika istrinya digoda," kata Bahar di persidangan.

Dalam kasus ini, menurut dakwaan jaksa, Habib menganiaya sopir taksi online Ardiansyah saat setelah mengantar istrinya, Jihana Rokayah belanja di Jakarta namun pulang malam.

Saat tiba di rumah mengantar istri, Ardiansyah dianiaya Bahar dengan cara dipukul pakai tangan kosong. 

"Saya pukul pakai tangan kosong. Saat itu cepat sekali, kalau hitungan cepat, sepuluh detik, saya perkirakan paling tiga pukulan yang mulia," kata Bahar, menjawab pertanyaan majelis hakim.

Hakim malah membandingkan pukulan Habib Bahar dengan petinju Manny Pacquiao dari Filipina.

"Kalau (Manny) Pacquiao dari Filipine itu sepuluh detik bisa 30 pukulan. Kalau habib bilang sepuluh detik, itu lama," kata Surachmat menyanggah. Karena malam hari, Bahar mengaku lupa bagian mana pukulannya yang mengenai tubuh Ardiansyah.

Halaman
1234
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved