Breaking News:

Sang Mantan Pilot Israel Bela Palestina: Pemerintah dan Komandan Militer Israel Penjahat Perang

Sang mantan pilot Angkatan Udara Israel yang membelot menyebut negaranya adalah penjahat perang.

Said Khatib/AFP
Asap mengepul setelah serangkaian serangan udara Israel menargetkan Khan Yunis di Jalur Gaza selatan, pada awal 12 Mei 2021. Serangan udara Israel di Jalur Gaza telah menghantam rumah anggota berpangkat tinggi kelompok militan Hamas, militer mengatakan Rabu , dengan markas polisi wilayah juga menjadi sasaran. 

TRIBUNCIREBON.COM - Sang mantan pilot Angkatan Udara Israel yang membelot menyebut negaranya adalah penjahat perang.

Demikian dikatakan Yonatan Shapira, pilot AU yang diberhentikan dari militer pada 2003 silam.

Di Israel, ada segelintir orang dari kalangan sipil dan militer yang menentang kebijakan pendudukan dan penindasan pemerintahan Tel Aviv kepada rakyat Palestina, salah satunya Saphira

Aksi tersebut menyebabkan dirinya dan beberapa pengikutnya dipecat dari instansi.

Seorang mantan pilot Angkatan Udara Israel, Yonatan Shapira menyebut negaranya adalah penjahat perang.
Seorang mantan pilot Angkatan Udara Israel, Yonatan Shapira menyebut negaranya adalah penjahat perang. (Tangkap Layar Youtube Anadolu Agency)

Kampanye pembelotan pada pemerintah Israel itu Shapira lakukan bersama 27 lebih pilot militer.

Alhasil dia dan semua rekannya diberhentikan dari Angkatan Udara Israel sejak 2003.

Setelah pemecatannya itu, Shapira juga diberhentikan dari semua pekerjaan lain yang ia lakukan selama aksi pro-Palestina.

Shapira mengangkat hak-hak warga Palestina dan menyuarakan kejahatan perang yang dilakukan tentara Israel dengan mengadakan konferensi internasional.

Saat ini Shapira telah pindah ke Norwegia dan melanjutkan hidup di sana.

Dalam wawancara eksklusif dengan Anadolu Agency, Shapira menjelaskan alasannya bergabung dengan tentara Israel. 

Halaman
123
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved