Breaking News:

Israel Beri 1 Jam ke Jurnalis Berbagai Media untuk Selamatkan Diri sebelum Kantornya di Gaza Dibom

Serangan terhadap gedung di Kota Gaza terjadi Usai pemilik gedung mendapat telepon dari militer Israel yang menyatakan gedung itu bakal dihantam rudal

Said Khatib/AFP
Asap mengepul setelah serangkaian serangan udara Israel menargetkan Khan Yunis di Jalur Gaza selatan, pada awal 12 Mei 2021. Serangan udara Israel di Jalur Gaza telah menghantam rumah anggota berpangkat tinggi kelompok militan Hamas, militer mengatakan Rabu , dengan markas polisi wilayah juga menjadi sasaran. 

TRIBUNCIREBON.COM- Serangan terhadap gedung di Kota Gaza terjadi setelah pemilik gedung mendapat telepon dari militer Israel yang menyatakan gedung itu bakal dihantam rudal dari udara, Sabtu (15/5/2021).

Jawad Mehdi, pemilik Jala Tower, mengatakan perwira intelijen Israel memperingatkannya bahwa ia hanya punya satu jam untuk evakuasi, lapor kantor berita AFP

Dalam telepon dengan perwira itu, AFP mendengarnya meminta tambahan 10 menit agar para jurnalis dapat mengangkut peralatan sebelum evakuasi.

"Beri kami 10 menit tambahan," katanya namun perwira itu menolak.

Baca juga: Mesir Jadi Penolong, Buka Perbatasan Rafah Bantu Warga Palestina yang Luka Akibat Serangan Israel

Api membumbung tinggi membakar pemukiman warga Palestina di Gaza oleh serangan udara tentara Israel, Selasa (11/5/2021)
Api membumbung tinggi membakar pemukiman warga Palestina di Gaza oleh serangan udara tentara Israel, Selasa (11/5/2021) (Istimewa via Tribun)

Al-Jazeera, jaringan media yang didanai pemerintah Qatar, menyiarkan serangan itu secara langsung dan menunjukkan gedung itu hancur.

"Saluran televisi ini tak akan bisa dibungkam. Al Jazeera tidak akan bisa dibungkam," kata presenter bahasa Inggris, Al Jazeera, Halla Mohieddeen secara emosional. "Kami dapat menjamin itu sekarang," tambahnya seperti di lansir BBC Indonesia.

 Senjata ISIS di Gurun Sahara Disita Tentara Inggris, Operasi Melelahkan Berdasarkan Data Intelijen

 UPDATE TERBARU - Israel Bombardir Menara Gaza yang Ditempati Kantor Al Jazeera & Associated Press

Koresponden Al Jazeera Safwat al-Kahlout, yang bekerja di kantor itu dalam 11 tahun terakhir mengatakan, "Saya meliput banyak peristiwa dari gedung ini, pengalaman profesional kami, dan sekarang semuanya musnah dalam dua detik. Musnah."

"Dunia akan kurang banyak tahu tentang apa yang terjadi di Gaza karena apa yang terjadi hari ini,"

Sementara itu, CEP Assoicated Press, Gary Pruitt mengatakan, "Kami terkejut dan ketakutan bahwa militer Israel menyasar dan menghancurkan gedung yang juga merupakan kantor biro AP dan media lain di Gaza.

Mereka tahu lokasi kantor kami dan tahu wartawan kami di sana. Kami menerima peringatan gedung itu akan dihancurkan."

Halaman
123
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved