Breaking News:

Pemudik Reaktif Antigen

Enam Pemudik Reaktif Antigen di Balonggandu Karawang, Tapi Tetap Diizinkan Melanjutkan Perjalanan

Ke enam orang itu tetap diizinkan untuk melanjutkan perjalanan, akan tetapi dikatakan Denny, petugas telah berkoordinasi dengan puskesmas di Karawang

Editor: Mumu Mujahidin
TribunJabar.id/Cikwan Suwandi
Enam orang pemudik dinyatakan reaktif setelah menjalani tes acak rapid antigen di Pos Balonggandu, Jatisari, Karawang pada Sabtu (15/5/2021) sampai Minggu (16/5/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Enam orang pemudik dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid test antigen acak di Pos Balonggandu, Jatisari, Karawang pada Sabtu (15/5/2021) sampai Minggu (16/5/2021).

"Hingga Pukul 12.00 WIB hari ini, dari kemarin ada 1.526 pemudik yang mengikuti rapid test antigen di Balonggandu. Enam diantaranya positif. Jadi kemarin 3 orang dan hari ini 3 orang," kata

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah IX Jawa Barat Denny Michels Adlan kepada Tribun Jabar, Minggu (16/5/2021).

Baca juga: Wisatawan Waduk Darma Kuningan Reaktif Covid-19, Calon Pengunjung Dipaksa Putar Balik

Baca juga: Wisatawan Positif Covid-19 Saat Liburan di Indramayu Berasal dari Kuningan, Satgas Turun Tangan

Ke enam orang itu tetap diizinkan untuk melanjutkan perjalanan, akan tetapi dikatakan Denny, petugas telah berkoordinasi dengan puskesmas di Karawang untuk berkomunikasi dengan puskesmas atau rumah sakit tempat domisili yang bersangkutan melalui aplikasi daring.

"Jadi enam orang ini tetap dalam pantauan. Sehingga akan diurus oleh petugas kesehatan di wilayahnya untuk dilakukan PCR. Kami juga berikan pemahaman agar mereka tidak melakukan interaksi dan tetap menggunakan maskernya," katanya.

Sebelumnya petugas juga menawarkan kepada enam orang yang dinyatakan reaktif untuk menjalani isolasi di wilayah Karawang.

Tetapi mereka memilih untuk isolasi di domisilinya tinggal.

Denny menyebut rapid test antigen acak akan dilakukan selama 24 jam dengan target semaksimal mungkin.

Tes cepat itu, kata dia, membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit tergantung antrean dan kepadatan lalu lintas.

"Kapasitas tenda itu 200 orang. Nanti secara bergiliran," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved