Breaking News:

Tak Mau Tsunami Covid-19 Seperti di India, Ketua DPRD Kuningan Minta Satgas Kendalikan Objek Wisata

Ketua DPRD Nuzul Rachdy meminta kepada Satgas Penanganan Covid-19 agar mengantisipasi serta melakukan pengendalian pada seluruh objek wisata

Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Ruang Terbuka Hijau, Taman Cilimus Kuningan 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Ketua DPRD Nuzul Rachdy meminta kepada Satgas Penanganan Covid-19 agar mengantisipasi serta melakukan pengendalian pada seluruh objek wisata di Kabupaten Kuningan.

Itu dilakukan agar tidak terjadi klaster baru penyebaran covid-19. Soalnya Nuzul melihat pengunjung di beberapa objek wisata sangat membeludak dan tidak terkendali terutama pada libur lebaran ke 2 dan ke 3.

"Kalaupun sulit untuk ditutup secara total kami menyarankan untuk dilakukan pengendalian yang ketat, terlebih lagi besok hari Minggu hari libur terakhir," ujar Zul sapaan akrab Ketua DPRD Kuningan saat menyampaikan keterangan kepada Tribuncirebon.com, Sabtu (15/5/2021).

Menurut Zul, pemerintah sudah berhasil meminimalisasi datangnya arus mudik dari kota besar.  Jangan sampai keberhasilan pemerintah menghadang arus mudik itu malah jebol di kerumunan objek wisata.

"Kita harus belajar dari pengalaman India, sebelum ada tradisi mandi di Sungai Gangga terkonfirmasi Covid-19 mengalami trend angka penurunan, namun setelah masuk pada tradisi mandi di sepanjang Sungai Gangga karena tidak bisa mengendalikan kerumunan, penyebaran covid menjadi sepuluh kali lipat dibanding sebelumnya, dan korban meninggal berjatuhan," ujarnya.

Baca juga: Pengunjung Membeludak Tak Patuhi Prokes, Wisata Pantai Batukaras Ditutup, Kalipucang Disekat

Baca juga: Kawasan Taman Cilimus Membludak, Satgas Covid-19 Siasati Agenda Pengosongan Tiap Malam Jumat

Terlebih lagi besok hari Minggu, kata Zul, waktunya berbarengan dengan hari terakhir libur lebaran.

"Ya diprediksi animo masyarakat untuk mengunjungi objek wisata sangat besar. Agar tidak terjadi pembubaran di objek wisata kami menyarankan agar dilakukan penyekatan beberapa kilometer menuju objek wisata sehingga pengunjung tidak dirugikan karena belum membeli tiket masuk objek wisata," ungkapnya.

Terpisah diketahui saat Malam Minggu sekarang di kawasan Taman Cilimus alami lonjakan pengunjung. Terlebih saat ini merupakan masa liburan lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah, membuat kawasan terbuka umum sesak dengan aktivitas pengunjung dan pelaku usaha di lokasi tersebut.

Yaya, salah seorang petugas Linmas Desa / Cilimus, Kuningan Jawa Barat saat ditemui di lokasi mengatakan, kawasan terbuka umum Taman Cilimus memang menjadi daya tarik pengunjung dari berbagai daerah.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved