Breaking News:

Antisipasi Puncak Arus Balik, Personel Pos Penyekatan Kalijaga Kota Cirebon Ditambah Dua Kali Lipat

Jumlah personel yang disiagakan di pos penyekatan Jalan Kalijaga, Kota Cirebon, bakal ditambah.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Petugas gabungan saat memutarbalikkan kendaraan di pos penyekatan Jalan Kalijaga, Kota Cirebon, Sabtu (15/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jumlah personel yang disiagakan di pos penyekatan Jalan Kalijaga, Kota Cirebon, bakal ditambah.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP La Ode Habibi Ade Jama, mengatakan, hal itu untuk mengantisipasi puncak arus balik Lebaran 2021 yang diprediksi berlangsung mulai malam ini.

Menurut dia, personel yang sebelumnya bertugas di pos penyekatan maupun pos pengamanan di wilayah hukum Polres Cirebon Kota akan ditarik ke pos penyekatan Jalan Kalijaga.

Baca juga: Puncak Arus Balik di Jalur Pantura Kota Cirebon Diprediksi Mulai Nanti Malam

Baca juga: Antisipasi Pengunjung Membludak di H+3 Lebaran, Petugas Gabungan Perketat Objek Wisata di Majalengka

"Pos Jalan Kalijaga ini sangat vital karena menjadi pintu masuk dari Jawa Tengah, sehingga ditambah personelnya," kata La Ode Habibi Ade Jama saat ditemui di pos penyekatan Jalan Kalijaga, Kota Cirebon, Sabtu (15/5/2021).

Ia mengatakan, penambahan jumlah personel di pos penyekatan itupun bisa mencapai dua kali lipatnya.

Sebab, pos penyekatan Jalan Kalijaga merupakan titik fokus di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Saat ini, terdapat 20 personel gabungan dari berbagai instansi yang bertugas di posko penyekatan Jalan Kalijaga.

"Untuk penambahan personelnya dilakukan mulai malam ini, dan tentunya akan melihat perkembangan situasi di lapangan," ujar La Ode Habibi Ade Jama.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga tampak menyekat pengendara dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta.

Setiap pengendara berpelat nomor luar Cirebon terlihat dihentikan kemudian ditanya mengenai apakah membawa surat keterangan negatif Covid-19 atau tidak.

Jika tidak maka mereka diarahkan mengikuti rapid test antigen di pos penyekatan tersebut.

Namun, bagi pengendara yang tidak memiliki surat keterangan dan enggan mengikuti rapid test antigen langsung diputar balik ke arah Jawa Tengah.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved