Breaking News:

Mengapa Masyarakat Indonesia Sering Sebut Idul Fitri Sebagai Lebaran? Ternyata Begini Sejarahnya

Sudah menjadi kebiasaan, Idul Fitri di Indonesia banyak disebut masyarakat sebagai Lebaran.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Warga Indramayu saat melaksanakan Salat Idulfitri di Alun-alun Indramayu, Kamis (13/5/2021). 

TRIBUNCIREBON.COM- Sudah menjadi kebiasaan, Idul Fitri di Indonesia banyak disebut masyarakat sebagai Lebaran.

Namun, apa sebenarnya makna penyebutan Lebaran tersebut?

Berikut ini penjelasan Dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah IAIN Surakarta, Khasan Ubaidillah MPdI tentang penyebutan Lebaran menurut filosofi orang Jawa.

Khasan mengatakan, jika menarik kata Lebaran dari kosakata masyarakat Jawa, maka bisa diartikan lebar, lebur dan luber.

Baca juga: Cara Anak Muda di Indramayu Menyambut Idulfitri 1442 H, Hias Masjid dan Jalan dengan Ornamen Cantik

"Kenapa Idul Fitri di Indonesia sangat identik dengan sebutan Lebaran?"

"Maka sebagai orang Jawa mencoba menarik kata Lebaran ini dari kosakata yang sebenarnya memang ada di masyarakat jawa."

"Paling tidak kita bisa menarik dari kata lebar, kemudian lebur, serta luber," kata Khasan dalam Program Oase di kanal YouTube Tribunnews.com, Jumat (8/5/2021).

Baca juga: KUMPULAN Ucapan Selamat Idul Fitri 1442 H, Selamat Lebaran 2021, Ada Puisi hingga Doa-doa

1. Lebar

Menurut Khasan, lebar bisa dimaknai dengan, selesai dari kemaksiatan dan hal-hal yang kurang baik dari diri kita.

Kemudian, kita menuju ke hal-hal yang lebih baik yang menyempurnakan kita sebagai manusia.

Halaman
1234
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved