Hari Raya Idulfitri 1442 H
Malam Takbiran Orang Ucap Allahu Akbar, 6 Pemuda di Indramayu Ini Malah Pesta Miras, Disikat Polisi
Mereka diamankan setelah kepergok tengah pesta miras oplosan saat polisi melakukan Patroli Strong Point Wiralodra.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sebanyak 6 anak muda digelandang polisi pada malam takbiran Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah, Rabu (12/5/2021) malam sekitar pukul 23.00 WIB.
//
Mereka diamankan setelah kepergok tengah pesta miras oplosan saat polisi melakukan Patroli Strong Point Wiralodra.
Masing-masing ditangkap di tutupan air caplokan dan jembatan sungai kali tuan di wilayah Kecamatan Losarang.
Kapolres Indramayu, AKBP Hafidh S Herlambang melalui Kapolsek Losarang, Kompol Mashudi mengatakan, keenam anak muda itu adalah DS (23), FS (20), W (21), K (21), FS (15), dan Y (15).
Baca juga: Obat Tokcer Turunkan Kolesterol, Alami & Ampuh, Cocok Digunakan Setelah Menyantap Makanan Bersantan
Masing-masing warga Desa Santing dan Desa Muntur di Kecamatan Losarang serta warga Desa Sumbon di Kecamatan Kroya.
"Selanjutnya ke enam anak muda tersebut diamankan ke Mapolsek Losarang untuk dilakukan pembinaan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.
Kompol Mashudi menambahkan, keenam anak muda itu juga diminta membuat surat pernyataan agar tidak lagi mengulangi perbuatannya.
"Selain mengamankan ke enam anak muda juga diamankan 4 unit Sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan STNK," ujarnya.
Gelar Operasi
Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri memantau suasana malam takbiran pada Rabu (12/5/2021) di Kota Bandung. Dia sempat berkeliling memantau menggunakan sepeda motor.
Ia memastikan dari laporan yang dia terima, tidak ada takbiran keliling di wilayah Jabar karena sudah disosialisasikan sebelumnya.
"Dan saya pantau dari mulai setelah Isya tadi sampai sekarang relatif di jalan juga sangat lengang sekali, jadi artinya hampir tidak ada mereka yang melaksanakan takbir keliling," ucap Kapolda di Mapolrestabes Bandung.
Ia juga memastikan hingga malam pergantian hari, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam takbiran aman dan terkendali.
Adapun soal jalur mudik di Pantura Jabar yang sempat gaduh karena aktifitas pemudik, malam ini lebih lengang di banding sebelumnya.
"Dibandingkan dengan dua hari yang lalu, hari ini relatif sudah mulai lengang ya, jadi mungkin tadi malam masih ada keinginan dari para pemudik, tapi kami tetap jaga di pos penyekatan utama. Baik itu di Karawang barat, di Patok Beusi subang, kemudian di Indramayu dan sampai ke Cirebon, jadi penyekatan2 itu sangat ketat sekali," ucapnya.
Soal ada pemudik lolos di Bogor, ia mengaku belum memonitornya. Namun dia pastikan jika ada pemudik lolos dalam satu titik penyekatan, belum tentu di titik penyekatan selanjutnya bisa lolos.
"Kalau ada satu penyekatan yang lolos, di berikutnya itu penyekatan di masing-masinh kabupaten kota kan ada, jadi berlapis. Seperti saya sampaikan sebelumnya di Karawang bisa jalan, kalau disitu stuck, ada dua arah tetutup semua, mau tidak mau kita rekayasa. Sebagian diloloskkan, tapi nanti disekat diputablaikan juga di titik penyekatan selanjutnya," ucap jenderal bintang dua itu.