Breaking News:

Israel-Palestina Kembali Memanas, Jalur Gaza Dibom, Hamas Tembakkan Roket, Ternyata Ini Penyababnya

Jet tempur Israel menggempur situs-situs milik kelompok militan Palestina, serta gedung kepolisian hingga blok apartemen.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Said Khatib/AFP
Asap mengepul setelah serangkaian serangan udara Israel menargetkan Khan Yunis di Jalur Gaza selatan, pada awal 12 Mei 2021. Serangan udara Israel di Jalur Gaza telah menghantam rumah anggota berpangkat tinggi kelompok militan Hamas, militer mengatakan Rabu , dengan markas polisi wilayah juga menjadi sasaran. 

TRIBUNCIREBON.COM- Pemboman  di Jalur Gaza terus terjadi sejak Rabu (12/5/2021) hingga Kamis (13/5/2021).

Jet tempur Israel menggempur situs-situs milik kelompok militan Palestina, serta gedung kepolisian hingga blok apartemen.

Sejak dimulainya serangan dari Senin malam (10/5/2021), Kementerian Kesehatan Gaza menuturkan sekira lebih dari 50 orang tewas, termasuk puluhan anak-anak.

Ratusan orang lainnya juga dilaporkan terluka.

Warga Palestina menggelar aksi protes mengecam pendudukan komplek Shiekh Jarrah, Yerusalem Timur, yang direbut paksa dari penduduk Palestina. Israel hendak membangun permukiman baru Yahudi di daerah ini.
Warga Palestina menggelar aksi protes mengecam pendudukan komplek Shiekh Jarrah, Yerusalem Timur, yang direbut paksa dari penduduk Palestina. Israel hendak membangun permukiman baru Yahudi di daerah ini. (Ahmad Gharabli/AFP)

Tentara Israel mengatakan sekira 1.500 roket telah ditembakkan dari Gaza ke berbagai lokasi di Israel, menewaskan sedikitnya enam orang Israel.

Eskalasi baru-baru ini diketahui yang paling intens sejak perang tujuh minggu Israel di Gaza.

Melansir Al Jazeera, berikut ini beberapa hal yang menyebabkan maraknya kekerasan baru-baru ini di Jalur Gaza.

Pengusiran Sheikh Jarrah

Kemarahan meningkat atas pengusiran paksa keluarga Palestina dari lingkungan Yerusalem Timur yang diduduki, Sheikh Jarrah.

Penduduk Palestina di Sheikh Jarrah diketahui telah menghadapi banyak kasus pengadilan yang diajukan terhadap mereka oleh beberapa organisasi pro-pemukim sejak 1972.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved