Breaking News:

Dua Rumah di Kuningan Terbakar

BREAKING NEWS- Usai Sahur Terakhir di Bulan Puasa, 2 Rumah di Kuningan Terbakar, Satunya Milik Ustaz

Dua rumah warga di Desa / Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan Jawa Barat ludes terbakar hingga rata dengan tanah.

Istimewa
Dua rumah warga di Desa / Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan Jawa Barat ludes terbakar hingga rata dengan tanah, setelah waktu makan sahur, Rabu (12/5/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Dua rumah warga di Desa / Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan Jawa Barat ludes terbakar hingga rata dengan tanah.

Hal itu terjadi setelah waktu makan sahur, Rabu (12/5/2021), dan belakangan diketahui pemiliknya dalam keadaan sakit. 

Kepala UPT Damkar Kuningan Khadafi mengatakan bahwa kobaran api hingga menghanguskan rumah itu muncul dari bagian belakang bangunan tersebut. 

Baca juga: Sehari Jelang Lebaran, Warga Padati Pasar Tradisional Majalengka, Pemkab Tidak Bisa Membendung

Baca juga: CEK Daftar Harga HP Oppo Terbaru Mei 2021 Beserta Spesifikasinya: Oppo A15s, Oppo A54, Oppo Reno5

Baca juga: Jalur Pantura Cirebon Dipadati Pemudik, tapi Mereka Tetap Diputar Balik Petugas Penyekatan

Belakangan diketahui rumah terbakar pertama itu merupakan milik pasangan suami istri, yakni Mahdi dan Icih dan rumahnya selanjutnya, yakni milik Ustaz Mahyo suami dari Ny Yanti.

“Ya rumah terbakar pertama itu milik Bapak Mahdi yang menyulut ke rumah pak ustadz, kemudian untuk dugaan sementara bahwa korbaran itu terjadi akibat tungku alias kobaran api tempat memasak di rumah warga tadi,” ungkapnya.

Merunut terjadinya kebakaran, kata Khadafi mengatakan bahwa pertama muncul kobaran api diketahui Ny Yanti yang juga tetangga rumah korban. 

“Dia (Yanti) mengaku bahwa sekitar pukul 04.10 wib, api tiba_tiba membesar dari arah dapur dan Ibu Yanti memberitahukan kepada aparat desa dan warga sekitar,” ujarnya. 

Khadafi juga mengapreasiasi terhadap warga yang kontan melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. 

“Ya sebelum info masuk kami apreasiasi terhadap kepedulian warga dan masih bergotong royong. Dan tidak lama dari kejadian kami datang atas laporan pak Deni yang juga Sekmat Ciniru warga setempat,” ungkapnya.

Saat hendak melakukan pemadaman, kata Khadafi mengklaim bahwa petugas dan warga melakukan evakuasi Mahdi, Suami dari Icih yang diketahui dalam keadaan sakit.

“Ya kami bisa selamatkan Bapak Muhdi dan berhasil melumpuh kobaran api yang juga menyulut ke rumah Ustad Mahyo. Sebab di lokasi kebakaran ini merupakan padat penduduk,” ujarnya.

Kini kondisi warga korban rumah terbakar tidak memiliki barang seperti sebelumnya. Pasalnya, kobaran api itu berhasil padam hingga menerjunkan dua unit mobil damkar.

“Aksi pemadaman ini, kami turunkan dua unit kendaraan damkar dan untuk barang dan peralatanrumah tangga lainnya memang ludes terbakar dan kerugian di taksir hingga ratusan juta,” ujarnya.(*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved