Breaking News:

Pemprov Jabar-Bappenas-PLJ Kembangkan Peta Interaktif Covid-19, Permudah untuk Akses Info Corona

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil optimistis peta interaktif tersebut dapat membantu pengambilan keputusan terkait Covid-19 di Jabar.

Penulis: Mutiara Suci Erlanti | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Humas Jabar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat mengikuti Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 di Bulan Ramadan dan Koordinasi Menghadapi Idulfitri 1442 H dengan Kepala Daerah se-Jabar via konferensi video di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (11/5/2021). 

TRIBUNCIREBON.COM- Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjalin kemitraan analitika dengan Pulse Lab Jakarta (PLJ) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Kerjasama itu dilakukan untuk mengembangkan peta interaktif tentang penularan Covid-19 di level desa di Jabar.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil optimistis peta interaktif tersebut dapat membantu pengambilan keputusan terkait Covid-19 di Jabar.

Apalagi, Pemda Provinsi Jabar memegang teguh prinsip good data, good standing, bad data, bad standing, dalam mengambil kebijakan, khususnya terkait penanganan pandemi Covid-19.

"Tidak boleh ada lagi keputusan tanpa data yang valid, tidak boleh lagi bertengkar masalah data, tidak boleh lagi orang mengambil keputusan tanpa keilmiahan," kata Ridwan Kamil saat audiensi dengan Jabar Digital Service, PLJ, dan Bappenas, via video konferensi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (11/5/2021).

Dengan peta interaktif, kata Kang Emil, data-data yang rumit terkait penanganan pandemi Covid-19 dapat disederhanakan dan dikonsumsi dengan mudah oleh masyarakat umum.

Selain itu, tampilan peta interaktif pun harus user friendly supaya mudah diakses masyarakat.

"Untuk menyempurnakan proses pembangunan (termasuk penanganan Covid-19) menjadi lebih cepat dan lebih akurat, kita harus mempunyai sistem data yang mudah digunakan dan komprehensif," ucapnya.

Kang Emil pun menuturkan, pendekatan inovasi data dan transformasi digital, serta kolaborasi menjadi faktor krusial dalam menghadapi dan memitigasi pandemi Covid-19.

“Saya sangat menghargai kolaborasi bersama ini karena seyogyanya keadaan pandemi ini harus dihadapi dan dimitigasi bersama-sama melalui inovasi baru. Maka saya menyambut baik hal-hal seperti ini," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved