Breaking News:

Jelang Lebaran, Pengunjung Pasar Tradisional di Kuningan Membludak, Petugas Sulit Mencek Suhu Tubuh

Sehari sebelun Lebaran Idulfitri 1442 Hijriah, sejumlah pasar tradisional di Kuningan terlihat padat.

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Suasana pedagang daging ayam dan daging sapi di Pasar Baru Kuningan, Rabu (12/5/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Sehari sebelun Lebaran Idulfitri 1442 Hijriah, sejumlah pasar tradisional di Kuningan terlihat padat.

Hal itu diketahui akibat ada lonjakan pengunjung dalam memenuhui kebutuhan hidupnya. 

“Untuk hari sekarnag pengunjung terlihat pada dan ini mengalami lonjakan jumlah pengunjung,” ungkap Arisman yang petugas pasar saat ditemui tadi di lokasi setempat, Rabu (12/5/2021).

Baca juga: Imbas Daya Beli Kurang, Pembeli Pakaian di Pasar Cibolerang Majalengka Turun Hingga 70 Persen

Baca juga: LOWONGAN KERJA Lion Air Group Butuh Lulusan SMA/SMK, D3 dan S1, Berikut Info Pendaftaran Terakhirnya

Dia mengatakan, lonjakan pengunjung ini jelas membuat sulit dalam melakukan protocol kesehatan, yakni melakukan cek suhu badan seperti pada umumnya.

“Ya kalau melihat jumlahnya banyak begini. Mau gimana caranya melakukan cek suhu badan,” ujar dia lagi.

Meski demikian, kata Arisman mngklaim bahwa untuk kawasan pasar jelas tidak diperbolehkan kepada warga terkonfirmasi positif Covid-19 melakukan aktivitas.

“Ya untuk warga yang positif Covid-19 jelas tidak ada dan kami juga menyediakan fasilitas pendukung protocol kesehatan lainnya.

Seperti menyediakan tempat cuci tangan dan kerap membagikan masker serta memberikan edukasi bahaya Covid-19,” ujarnya.

Baca juga: Persiapan Lebaran Pemain Persib: Ini yang Dilakukan Abdul Aziz dalam Berbelanja Kebutuhan Idulfitri

Terpisah dalam laporan hari Satgas Covid -19 di Kuningan, Agus Mauludin dalam keterangannya menyebut bahwa untuk laporan kasus terkonfimasi itu total ada sebanyak 5655 orang, dengan jumlah discarded ada sebanyak 4987 orang dan masih dalam karantina ada sebanyak 536 orang. 

Sedangkan untuk kasus meninggal terkonfirmasi covid-19 hingga sekarang itu ada sebanyak 132 orang. 

“Kemudian untuk kasus kontak erat, total ada sebanyak 6965 orang dan dengan jumlah discarded ada sebanyak 6549 orang, kemudian untuk yang masih karantina ada sebanyak 416 orang,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved