Breaking News:

Bupati Kuningan Bubar Paksa Pengunjung Alun-alun Taman Kota, Langsung Disemprot Cairan Disinfektan

aksi kerumuman yang dibubarkan, tentu berdasar kebijakan pemerintah daerah yang telah mengatur jam operasional untuk pelaku usaha dan kalangan warga

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Foto kegiatan Bupati Bareng Forkompimda Kuningan Bubar Paksa Pengunjung Alun alun Kuningan 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Dengan berat hati Bupati Kuningan H Acep Purnama bareng Kapolres AKBP Doffie dan Dandim 0615/Kuningan Letkol CZI David Nainggolan melakukan pembubaran paksa terhadap pengunjung di kawasan Alun-alun Taman Kota Kuningan, Rabu (15/5/2021).

"Ya di sisi lain kami sangat berterima kasih kepada masyarakat bisa merasakan langsung pembangunan keindahan alun alun Taman Kota Kuningan, namun disisi lain juga, kami harus tetap melaksanakan protokol kesehatan, sehingga warga yang terlihat berkerumun tadi terpaksa di bubarkan dan disuruh pulang ke rumah masing-masing," ungkap Bupati Kuningan saat apel pencegahan Covid19 tadi.

Bupati H Acep Purnama menuturkan, aksi kerumuman yang dibubarkan, tentu berdasar kebijakan pemerintah daerah yang telah mengatur jam operasional untuk pelaku usaha dan kalangan masyarakat saat ditempat terbuka.

Baca juga: Malam Takbiran Muda-mudi Tumplek di Jalan Trunojoyo Kota Bandung untuk Belanja Baju Distro

Baca juga: Bandel Gelar Takbiran Keliling, Warga di Indramayu Langsung Dibubarkan Polisi

"Seperti dapat diketahui, masa Pandemi Covid-19 itu masih berlaku jam pembatas operasional bagi pelaku usaha dan masyarakat umum, saat berada ditempat terbuka kaya begini," ungkapnya.

"Tadi kita perintahkan petugas Damkar untuk menyemprotkan kawasan ini dengan cairan disinfektan dengan berharap lokasi ini steril sehingga besok bisa digunakan pelaksanaan ibadah solat Idul Fitri," ungkapnya.

Masih ditempat sama Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya secara teknis meminta kepada petugas yang tergabung dalam Satgas Covid19 bisa melakukan pembubaran terhadap kerumunan warga secara humanis.

"Untuk teknis, kami minta semua petugas Satgas Covid19 dari berbagai satuan, bisa bekerja secara humanis dan berikan masyarakat tentang kesehatan dan selalu menggunakan protokol kesehatan," ungkapnya.(*)

Baca juga: Senjata Andalan Israel untuk Lawan Ribuan Roket Hamas, Ternyata Butuh Rp 711 Juta Setiap Diaktifkan

Baca juga: Dua Model Cantik Ini Mengecam Keras Aksi Penjajahan Israel Terhadap Palestina: Bukan Masalah Muslim

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved