Breaking News:

Mengenal Program GO BAR, Inovasi Pelayanan dari Kejaksaan Majalengka

Kejaksaan Negeri (Kejari) Majalengka melaunching program GO BAR pada awal bulan Ramadan tahun ini.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Petugas Kejari Majalengka mengirim barang bukti milik pemiliknya melalui program Go Bar. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Majalengka melaunching program GO BAR pada awal bulan Ramadan tahun ini.

Program GO BAR, yakni antar barang bukti yang sudah berkekuatan hukum tetap/inkrah gratis kepada pemiliknya dengan menggunakan mobil khusus milik Kejari Majalengka.

Terkait teknis program GO BAR pengembalian barang bukti yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Kepala kejaksaan Negeri Majalengka, H Dede Sutisna melalui Kepala Seksi Barang Bukti dan Barang Rampasan, Danu Trisnawanto mengatakan, bahwa barang bukti tersebut diantar ke rumah pemiliknya secara gratis oleh petugas barang bukti Kejari Majalengka.

Untuk tahap awal pengembalian barang bukti sendiri diantar kepada pemiliknya dengan ketentuan jarak tempuh kurang lebih 10 km.

Ke depan, akan diperluas lagi, pemilik barang bukti bisa menghubungi kontak person via whatsapp 081262334598.

“Program ini adalah sebagai wujud pelayanan dari insan adhyaksa bagi masyarakat Kabupaten Majalengka,” ujar Kasi Barbuksan, Sabtu (8/5/2021).

Sebelumnya, awal tahun 2021 Kejari Majalengka juga meluncurkan program Jaksa Menyapa Sebulan Sekali di Radio.

Dengan menggandeng Dinas Komunikasi dan Informasi Pemkab Majalengka melalui radio milik Pemkab.

Kegiatan yang dilaksanakan setiap bulan sekali dalam rangka memberikan edukasi permasalahan hukum kepada masyarakat.

Program Jaksa menyapa ini adalah diluar dari program jaksa menyapa di radio RRI Cirebon yang dilaksanakan setahun 2 kali.

Danu menambahkan, program-program tersebut dalam rangka melaksanakan pelayanan publik yang prima Kejaksaan Negeri Majalengka banyak melakukan inovasi.

"Program inovasi ini adalah dalam rangka menciptakan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di antaranya, dengan meningkatkan kualitas pelayanan publik, memotong birokrasi tentunya dengan tanpa adanya pungli,” ucapnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved