Breaking News:

Kasus Teroris

Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 Temui Teman-temannya di Sukabumi dan Rumah Orang Pintar

Ia mengatakan, beberapa temannya yang sempat didatangi YI terduga teroris tersebut tidak mengetahui kalau YI itu merupakan DPO Densus 88 Anti Teror.

ist
Ilustrasi - Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 Temui Teman-temannya di Sukabumi dan Rumah Orang Pintar 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi.

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Terduga teroris YI yang ditangkap Densus 88 Anti Teror di Kampung Ciguha Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, datang ke Sukabumi diantar oleh seseorang menggunakana motor.

"Seorang yang ditangkap oleh Densus 88 itu, awalnya datang diantar oleh seseorang menggunkan motor. Namun saya kurang tahu, sesorang yang mengantarkannya itu," kata Kepala Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi Nyanyang Resmana, saat dihubungi melaui sambungan telepon, Jumat (7/5/2021).

Setelah di Kampung Cikarea, kata dia, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari Rabu (5/5/2021) ke rumah temannya.

Baca juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Rumah Orang Pintar di Sukabumi, Camat: Ia Bukan Warga Sukabumi

Baca juga: Cerita Dua Mahasiswi Mudik Naik Turun Angkot dari Bandung ke Majalengka, Bebas Penyekatan Polisi

YI langsung meminta antar lagi ke temannya yang ada di Kampung Selakopi.

Setelah betemu dengan temannya di Kampung Selakopi, kata dia, kemudian terduga teroris itu meminta antar pada sesorang guru spirititual atau orang di Kampung Ciguha.

"Selama di Kampung Ciguha, YI sempat menginap di rumah orang pintar tersebut selama satu malam. Namun keesokan harinya, tiba-tiba ada penggerebekan dan YI langsung diamankan lalu dibawa," katanya.

Menurutnya, saat dilakukan penggerebekan di Kampung Ciguha di rumah orang pintar tersebut yang dibawa oleh Densus 88 hanya YI, sedangakan yang lainnya hanya dimintai keterangan saja.

"Menurut RT setempat, seorang yang diamankan Densus 88 itu pun tidak sempat laporan. Bahkan kepala RT itu pun mengetahui adanya seorang DPO teroris saat dihampiri oleh seseorang anggota Polisi," jelasnya.

Baca juga: Satu Keluarga Mudik Jalan Kaki dari Gombong ke Bandung, Berhari-hari di Jalan Hanya Bawa Uang Segini

Baca juga: Kepala Suku di Kabupaten Puncak Papua Turun Gunung Hadapi KKB Papua, Diancam Ditembak Tapi Tak Takut

Ia mengatakan, beberapa temannya yang sempat didatangi YI terduga teroris tersebut tidak mengetahui kalau YI itu merupakan DPO Densus 88 Anti Teror.

Halaman
1234
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved