Breaking News:

Satu Keluarga di Kuningan Terpaksa Tinggal di Kandang Sapi Demi Mengurus Anaknya yang Gangguan Jiwa

Mengawali perbincangan dengan Tribuncirebon.com, Warman mengatakan bahwa Rasdi itu mengalami hingga stres sejak belasan tahun lalu.

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mumu Mujahidin
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Rasdi warga Margamukti yang mengalami gangguan kejiwaan tinggal di kandang sapi 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Warman (48) kakak kandung Rasdi (40) yang tinggal di kandang sapi di Desa Margamukti, Kecamatan Cimahi, Kuningan, Jawa Barat menceritakan kisah adiknya yang alami penderita gangguan jiwa.

Mengawali perbincangan dengan Tribuncirebon.com, Warman mengatakan bahwa Rasdi itu mengalami hingga stres sejak belasan tahun lalu.

"Saat mengalami penderitaan, adik saya sempat di bawa ke Rumah Sakit Almahdi di Bogor selama 20 hari, dari kepulangannya dan menjalani kehidupan di lingkungan rumah, adik saya biasa normal seperti warga pada umumnya," kata Warman, Jum'at (7/5/2021).

Hidup normal seperti itu, kata Warman mengaku tidak lama setelah tidak mendapat obat- obatan dari puskesmas daerah setempat.

"Hitungan saya, Rasdi kumat itu dan terpaksa tinggal di kandang sapi sejak dia tahun lalu dari situ, orang tua kami pun ikut tinggal bareng di kandang untuk mengurus hajat hidup adik saya," ujarnya.

Rasdi yang ditempatkan di bangunan berbahan kayu dan bambu itu tidak bisa dibuka oleh siapapun.

Dari perlakuan ini, lanjut Warman menyebut untuk memberikan kenyamanan bagi orang tua yang mengurus Rasdi tersebut.

"Iya kang, Rasdi dan kedua orang tua saya tinggal di kandang untuk melakukan aktivitas bertani serta mengurus Rasdi yang kadang-kadang galak (gaduh gelisah).

Baca juga: Pria Asal Ciamis Terpisah 15 Tahun dengan Keluarga, Ternyata Jadi ODGJ di Indramayu

Baca juga: Cerita Dua Mahasiswi Mudik Naik Turun Angkot dari Bandung ke Majalengka, Bebas Penyekatan Polisi

Dalam mengurusinya juga, orang tua memberikan makan atau minum itu tanpa wadah tapi dengan cara membungkus. Jadi kalau kasih makan, nasinya itu dibungkus dan ini sama saat berikan minum kepada adik saya," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved