Breaking News:

Malam Pertama Larangan Mudik 2021, Petugas Banyak Berhentikan Mobil Pelat Nomor Luar Kuningan

Petugas gabungan banyak menemukan dan memberhentikan sejumlah mobil berplat nopol luar Kuningan.

Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya di sela kegiatannya memantau langsung pelaksanaan aturan soal larangan mudik 2021di Chek Point Tugu Ikan, Rabu (5/5/2021) malam hingga Kamis (6/5) dinihari. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Malam pertama larangan mudik 2021 di Chek Point daerah perbatasan Kuningan - Cirebon, yakni di Tugu Ikan di Desa Sampora, Kecamatan Cilimus, Kuningan, Jawa Barat.

Petugas gabungan banyak menemukan dan memberhentikan sejumlah mobil berplat nopol luar daerah Kuningan.

"Ya, untuk mobil berplat nomor luar daerah Kuningan, tadi ditemukan plat B dan D serta plat nopol luar daerah lainnnya," ungkap Kompol Abdul Majid yang juga Kapolsek Cilimus kepada media di lokasi,  Kamis (6/5/2021).

Baca juga: Berangkat Mudik ke Aceh Tanggal 3 Mei, Pemudik Kesal Dipaksa Putar Balik ke Jakarta di Asahan

Baca juga: Dicegat Petugas Penyekatan di Pangandaran, Pemuda Ini Beralasan Mau Piknik Bukan Mau Mudik

Kebanyakan mobil berplat nopol luar daerah, kata dia, tidak lepas dari pemeriksaan petugas yang berjaga di CheckPoint.

"Semua kendaraan berplat nopol luar daerah kami teliti lakukan pemeriksaan. Namun sayang, saat diperiksa tadi semua ternyata warga Kuningan," katanya.

Pengakuan warga Kuningan, kata Kapolsek Majid menyebut bahwa mereka yang di periksa itu dibuktikan dengan identitas diri berdasarkan KTP (kartu tanda penduduk).

"Rata-rata yang kami periksa itu benar orang Kuningan secara KTP dan mereka memang memiliki kendaraan pribadinya itu berplat nopol luar daerah Kuningan," ujarnya.

Di tempat sama, kordinator pengamanan dan pengendalian posko Chek Point Tugu Ikan, yakni IPDA Yayan Sudrajat mengatakan, pemeriksaan semua melibatkan petugas dari tim medis, BPBD, Pol PP dan Dishub.

Baca juga: Seorang Ibu Curiga Ada Duit Rp 1 Juta di Dompet Anak Gadisnya, Ternyata Sudah Layani Pria 40 Kali

Baca juga: Terbongkar Panglima Kekaisaran Sunda Nusantara, Disebut Miliki Aset Fantastis Tapi Numpang di Mertua

Selain itu, keterlibatan petugas dari Polri dan TNI juga selalu bersiap di lokasi.

"Dalam pemeriksaan kendaraan, kami lakukan pengecekan surat kesehatan bebas Covid-19. Nah, dalam pemeriksaan ini juga ada pengecualian pada kendaraan bebas masuk daerah Kuningan, hal itu harus dibuktikan dengan surat rekomendasi dari perusahaan atau lembaga / instansi terkait. Misal untuk pekerja dan mahasiswa serta pegawai lainnya itu tetap harus disertai surat rekomendasi," ungkapnya.

Pengecualian kendaraan bebas masuk, Yayat menambahkan, itu dilakukan pada mobil ambulance, ibu-ibu hendak melahirkan, mobil pengiriman logistik dan kebutuhan umum lainnnya. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved