Breaking News:

Zona Merah Kembali Muncul di Jawaa Barat, Bagaimana dengan kawasan Ciayumajakuning?

Zona Merah atau kawasan penyebaran Covid-19 berisiko tinggi kembali muncul di Jawa Barat, setelah beberapa bulan terbebas dari Zona Mera

Freepik
Ilustrasi Covid-19 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Zona Merah atau kawasan penyebaran Covid-19 berisiko tinggi kembali muncul di Jawa Barat, setelah beberapa bulan terbebas dari Zona Merah.

Kawasan berisiko tinggi tersebut adalah Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya.

Berdasarkan data yang dipublikasikan aplikasi Bersatu Lawan Covid-19 dan Pikobar pada 3 Mei 2021 ini, dari 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat, 2 daerah masuk Zona Risiko Rendah (Kuning) yakni Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sukabumi, 23 daerah Zona Risiko Sedang (Oranye), dan 2 daerah masuk Zona Risiko Tinggi (Merah), yakni Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Bandung Barat.

Sedangkan update data Covid-19 di Jawa Barat pada 4 Mei 2021 adalah total kasus sebanyak 284.835 orang terinfeksi Covid-19, sebanyak 250.576 orang telah sembuh, dan 3.798 orang meninggal dunia. Dengan demikian, sebanyak 30.461 orang masih dinyatakan dirawat.

Baca juga: Daftar Harga HP OPPO pada Mei 2021 Jelang Lebaran, Spesifikasi Oppo A15 hingga Oppo Reno5

Baca juga: TAK DISANGKA Intan Ratna Juwita Jualan Es Kelapa Muda, Pedangdut Seksi Ini Tidak Dinafkahi Maell Lee

Berdasarkan data 3 Mei 2021, daerah dengan kasus aktif tertinggi adalah Kota Depok dengan 6.130 orang, Kabupaten Bogor, 4.494 orang, dan Kabupaten Karawang sebanyak 4.096 orang.

Secara nasional, perkembangan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia per 3 Mei 2021, persentase kasus aktif Indonesia sebesar 6,0% lebih rendah dari tingkat dunia 12,7%.

Persentase kesembuhan Indonesia telah menembus angka 91,3% lebih tinggi dibandingkan rata-rata dunia sebesar 85,2%. Namun pada kasus meninggal persentasenya 2,7% dibandingkan rata-rata dunia 2,1%.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan perkembangan mingguan terkini pada kasus positif, sembuh dan meninggal mingguan per tanggal 02 Mei 2021. 

"Meskipun kasus positif mengalami penurunan, sebesar 2,1%, namun perkembangan yang kurang baik terjadi pada angka kematian dan kesembuhan," ujarnya dalam keterangan pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Selasa (4/5/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Halaman
12
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved